Terkini Daerah
Terinspirasi Film Dewasa, Pria Jual Anak di Bawah Umur Seharga Rp 300 Ribu, Layani Seks Menyimpang
Seorang pria asal Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, diringkus polisi seusai menjual anak di bawah umur pada pria hidung belang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria asal Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, diringkus polisi seusai menjual anak di bawah umur pada pria hidung belang.
Dilansir TribunWow.com, PD mengaku terinsipirasi dari film panas yang ditontonnya hingga nekat menjual anak-anak di bawah umur.
Satu di antara anak di bawah umur yang dijual PD adalah M, warga Waru, Sidoarjo.

Baca juga: Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur di Makassar, Ada yang Bawa Busur hingga Obat-obatan
Baca juga: Remaja Perempuan yang Dijual Ibu untuk Prostitusi Online dalam Keadaan Trauma, Didampingi Psikolog
Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, kasus prostitusi online itu terungkap dari media sosial Twitter.
"Penangkapan bermula dari Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan operasi siber di media sosial,” jelas Gatot, dikutip dari SURYAMALANG.com, Kamis (11/3/2021).
PD disebutnya memasang tarif Rp 300 ribu untuk sekali kencan.
Bahkan, PD juga menyediakan jasa berhubungan badan tiga orang, termasuk dirinya.
Sementara itu, Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendy menyebut PD memiliki fantasi lain karena kerap melihat video dewasa.
Zulham menambahkan, pelaku menjajakan jasa asusila itu lewat aplikasi pesan WhatsApp.
Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Makassar, Gerebek 1 Wanita dan Beberapa Remaja Pria di Kamar
Baca juga: Robby Abbas Kembali Ditangkap, Ini Rekam Jejak Kariernya, Pernah Jual 100 Artis di Bisnis Prostitusi
"Dalam pengakuannya, tersangka melibatkan korban berinisial Mawar yang ditawarkannya di Twitter," jelas Zulham, Kamis (11/3/2021).
"Lalu dilanjutkan dengan WhatsApp untuk transaksi prostitusinya."
Lebih lanjut, Zulham menyebut PD mengaku pada para klien bahwa korban M adalah istrinya.
“Kalau ada pria yang berminat, komunikasi dilanjutkan di WhatsApp,” jelas Zulham.
Sebelum deal, PD mengirimkan foto korban pada para kliennya.
Jika klien setuju, baru PD memersiapkan korban untuk melayani pria hidung belang.