Breaking News:

Cerita Selebriti

Viral Konflik Felicia dan Kaesang hingga Ayus dan Nissa Sabyan di Media, Psikolog: Memprihatinkan

Belakangan ini masyarakat banyak dihebohkan dengan munculnya konflik dan skandal tokoh ternama ke permukaan.

YouTube Official iNews
Kolase psikolog Sani Budiantini Hermawan, foto Kaesang Pangarep beserta keluarga Felicia Tissue, dan unggahan ibu Felicia. 

TRIBUNWOW.COM - Belakangan ini masyarakat banyak dihebohkan dengan munculnya konflik dan skandal tokoh ternama ke permukaan.

Sebut saja konflik asmara antara putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan mantan kekasihnya, Felicia Tissue.

Kemudian, skandal perselingkuhan personel Sabyan Gambus, Ayus dan Nissa Sabyan yang awalnya mencuat melalui aplikasi TikTok.

Kolase foto Felicia Tissue dan Kaesang Pangarep (kanan)
Kolase foto Felicia Tissue dan Kaesang Pangarep (kanan) (Kolase Instagram/@nadfita/@kaesangp)

Baca juga: Sosok Felicia Tissue, Jalin Pacaran degan Kaesang Pangarap 5 Tahun Akhirnya Kandas, Viral di Twitter

Baca juga: 5 Fakta Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus, Adik Ririe Fairus Ungkap Kemungkinan Kakaknya Rujuk

Menurut Psikolog Sani Budiantini Hermawan, fenomena ini berkaitan dengan kemajuan di era teknologi.

Dengan semakin banyak orang yang dapat mengakses media sosial, semakin banyak pula informasi yang dapat dibagikan.

Namun, Sani menyoroti respons warganet yang tak jarang ternag-terangan mem-bully satu di antara pihak yang bertikai.

Ia merasa prihatin dengan komentar bahkan hujatan yang dituliskan di akun-akun pribadi milik para tokoh tersebut.

"Sebenarnya memprihatinkan juga kalau seseorang itu mengambil kesenangan di atas penderitaan orang," ujar Sani seperti dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Official iNews, Selasa (9/3/2021).

"Kalau sekedar komentar sih menurut saya sah-sah aja, karena setiap orang memiliki pendapat dan ungkapan."

Menurut Sani, orang-orang yang secara terbuka menghujat bahkan senang jika masalah pribadi tersebut viral, dinilainya tak memiliki empati.

Pasalnya, orang tersebut tak bisa ikut merasakan penderitaan yang mungkin dirasakan tokoh masyarakat tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved