Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Sindir Elektabilitas Moeldoko Cuma Nol Koma, Andi Mallarangeng: Pernah Gagal di Partai Lain

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyindir ketua umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang Moeldoko.

Editor: Mohamad Yoenus
Instagram @andi_a_mallarangeng/TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kolase foto Andi Mallarangeng (kiri) dan Moeldoko (kanan). Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyindir ketua umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Moeldoko yang memiliki elektabilitas yang rendah dalam survei kepemimpinan di Indonesia. 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyindir Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang Moeldoko yang memiliki elektabilitas yang rendah dalam survei kepemimpinan di Indonesia.

Menurut Andi, elektabilitas Moeldoko tidak sebanding dengan AHY.

Kepala Staf Kepresidenan itu juga jauh kalah bersaing dengan tokoh-tokoh di Indonesia.

Baca juga: Minta AHY Segera Kumpulkan DPD dan DPC, Pengamat: Masyarakat Masih Melihat Demokrat adalah SBY

Baca juga: Jawaban Max Sopacua saat Ditantang Andi Mallarangeng Sebutkan 1 Ketua DPD yang Hadir di KLB Demokrat

Pidato Perdana Moeldoko Usai Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Deli Serdang, Jumat (5/3/2021).
Pidato Perdana Moeldoko Usai Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Deli Serdang, Jumat (5/3/2021). (YouTube Kompastv)

"Tokoh seperti AHY sedang bersaing kalau kita lihat polling nomor 2 3 4 5 di antara semua itu."

"Sementara Moeldoko itu (elektabilitasnya) cuma nol koma."

"Semua polling nol koma saya lihat itu. Masa mau begitu," kata Andi dalam diskusi daring, Sabtu (6/3/2021).

Demokrat, kata dia, tengah mempersiapkan regenerasi untuk menyongsong pemilu 2024 mendatang.

Di antara semua kader, kata Andi hanya AHY yang dinilai layak menjadi tokoh partai berlambang mercy tersebut.

"Kita sedang persiapkan regenerasi kepemimpinan karena kita berpikir tahun 2024 juga akan ada momentum regenerasi kepemimpinan nasional karena itu kita sudah siap melakukan regenerasi dengan munculnya AHY," jelas dia.

Di sisi lain, Andi mengaku tak paham alasan penunjukkan Moeldoko sebagai ketua umum di KLB Demokrat Deliserdang.

Menurutnya, eks panglima TNI itu bukan sosok yang tepat diajukan sebagai pemimpin Partai Demokrat.

Baca juga: Di Akhir Pidato Perdana, Moeldoko: Kalian Telah Meminta Saya Jadi Ketua Umum Demokrat

Terlebih, Moeldoko juga pernah gagal memimpin Partai Hanura.

Ketika itu, dia menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina hingga Wakil Ketua Umum Partai Hanura.

"(Moeldoko) sudah pernah di partai lain dan gagal di partai lain."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved