Isu Kudeta Partai Demokrat
Di Mata Najwa, Jhoni Allen Tegur Kader Demokrat Gara-gara Bersumpah: Mudah-mudahan Kau Sehat
Ketika berdebat soal pencalonan Ketum AHY, Jhoni Allen menasihati Jansen Sitindaon agar tidak sembarangan bersumpah.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
"Kalau dibuka, Ibas pun mau maju, Ibas itu juga meminta saya," ungkap Jhoni.
"Faktanya tidak ada dukungan, kalau pencalonan dibuka," bantah Jansen.
Jansen kemudian menegaskan poin pernyataannya bahwa pada kongres 2020 Demokrat, AHY secara resmi mendaftar dalam sistem pencalonan yang terbuka.
"Maksudku jangan kita mengatakan, kongres 2020 pencalonan tidak dibuka. AHY itu mendaftar," kata Jansen.
Terakhir, Jhoni hanya mendoakan Jansen agar sehat karena telah bersumpah.
"Mudah-mudahan kau sehat setelah ini karena kau bersumpah demi Tuhan, mudah-mudahan kau sehat keluar dari ruangan ini," pungkasnya.
Puji Jhoni Allen Sakti
Pada segmen sebelumnya, Jansen mengatakan, SBY saat itu tidak ingin Demokrat tergesa-gesa melakukan pemecatan terhadap Jhoni.
Pada acara tersebut, awalnya Jhoni membantah dirinya secara khusus memanggil kader Demokrat untuk membicarakan pengambil alihan kekuasaan partai.
Menurut Jhoni, dirinya tak punya wewenang untuk memanggil para kader.
Baca juga: Sebut SBY Hanya Sumbang Rp 100 Juta saat Awal Gabung Demokrat, Jhoni Allen: Tidak Berkeringat
Ia mengaku hanya menjadi tempat curhat oleh para kader-kader Demokrat.
Merespons pernyataan Jhoni, Jansen tegas membantah bahwa Jhoni tidak punya wewenang.
Ia menyebut, Jhoni sebagai sosok yang istimewa di Demokrat.
"Siapa yang tidak tahu Jhoni Allen Marbun," kata Jansen.
"Ini orang jago, orang sakti."