Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Sebut SBY Hanya Sumbang Rp 100 Juta saat Awal Gabung Demokrat, Jhoni Allen: Tidak Berkeringat

Eks kader Demokrat Jhoni Allen berani bersumpah bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak bekerja keras membangun Partai Demokrat.

YouTube Bang MA Official
Mantan Kader Partai Demokrat Jhoni Allen menyebut, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak berkontribusi banyak dalam membangun partai Demokrat, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Kader Partai Demokrat Jhoni Allen menyebut, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak berkontribusi banyak dalam membangun partai Demokrat.

Ia menyebut, SBY baru bergabung dengan Partai Demokrat seusai partai berlambang mercy itu lolos dari verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jhoni bahkan sempat bersumpah sebelum memaparkan pernyataannya itu.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buka suara terkait persoalan di tubuh partainya, terkait adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD).
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buka suara terkait persoalan di tubuh partainya, terkait adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD). (YouTube/Partai Demokrat)

Baca juga: Marah ke SBY, Marzuki Alie Tak Terima Difitnah Demokrat di TV: Lucu Menuduh tapi Tak Bisa Buktikan

Pernyataan Jhoni disampaikan lewat kanal YouTube milik Marzuki Alie @Bang MA Official, Senin (1/3/2021).

Baik Marzuki dan Jhoni, keduanya baru-baru ini diberhentikan secara tidak hormat dari Partai Demokrat karena tudingan ingin mengambil alih kekuasaan Partai Demokrat.

Mulanya Jhoni mennyuarakan dukungannya untuk diselenggarakannya kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat pada tahun 2021.

Ia ingin agar Demokrat tidak menjadi partai dinasti atau oligarki.

"Sudah tertanam di masyarakat bahwa Partai Demorkat telah dicap sebagai partai dinasti sejak KLB pertama di Bali tahun 2013," ujar Jhoni.

"Dimana Bapak SBY menjadi ketua umum dan anak kandungnya Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai sekretaris jenderal Partai Demokrat."

"Ini baru pertama kali di Indonesia, bahkan di dunia, dimana pengurus partai politik, partai demokrat, Bapaknya SBY Ketua Umum, dan anaknya sebagai sekretaris jenderal," sambungnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved