Isu Kudeta Partai Demokrat
Ingatkan Momen SBY Lawan Anas Urbaningrum, Pengamat Politik Samakan Masa AHY: Banyak Kericuhan
Pakar politik Siti Zuhro menyebut banyak terjadi kericuhan dalam tiap suksesi kepemimpinan Partai Demokrat.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
"Artinya hakikat partai politik itu pastinya kita harus membuka lagi AD/ART. Ini yang dituntut para kader, sebetulnya," tambahnya.
Lihat videonya mulai menit 6.00:
Senior PD dan Sayap KLB Demokrat Usung Ibas Jadi Sekjen Baru?
Mantan Ketua DPC Demokrat Blora, Bambang Susilo, mengungkapkan alasannya mendukung kongres luar biasa (KLB) terkait isu perpecahan dalam partai tersebut.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan iNews, Jumat (26/2/2021).
Menurut Bambang, KLB perlu dilakukan untuk perbaikan internal Demokrat.
Baca juga: Diberhentikan Tak Hormat dari Demokrat, Marzuki Alie: Nanti Saya Buka Satu-satu Pembohongan SBY
Bambang menyinggung keinginan mengubah kepemimpinan partai yang saat ini dikepalai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ia menjelaskan ada sederet alasan kepemimpinan AHY dapat dianggap gagal.
"Pertama, selama dipimpin Mas AHY ini bisa kita lihat Partai Demokrat perolehan (suara) tidak sesuai harapan, hanya sekitar 7 persen," ungkap Bambang.
"Kemudian selama dipimpin Mas AHY terjadi penurunan karena salah satunya adalah pada waktu pileg (pemilihan legislatif) 2019 kemarin," lanjut dia.
Bambang menilai salah satu alasan kekalahan Demokrat di pileg adalah tidak adanya biaya paksi.
Berdasarkan sederet fakta itu, Bambang menilai AHY layak diganti.
"AHY mungkin secara pribadi tegas karena muda, tetapi sebagai jiwa TNI belum bisa dibawa ke organisasi politik," komentar Bambang.
Baca juga: Didukung Dampingi Moeldoko Jadi Sekjen Demokrat, Ibas Tegaskan Setia ke AHY: Kakak Saya Sendiri
Sebelumnya beredar kabar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mendalangi upaya kudeta Demokrat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ahyrapaim1feb2021.jpg)