Tips Kesehatan
8 Manfaat Garam bagi Kesehatan, Bantu Turunkan Berat Badan hingga Cegah Diabetes
Meski ada dampak negatifnya, garam ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Apa saja?
Penulis: Vintoko
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Garam dikenal dapat menambahkan rasa gurih atau asin pada makanan.
Meski demikian, terlalu banyak mengonsumsi garam juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Di sisi lain, garam ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
Dikutip TribunWow.com dari Boldsky, garam ternyata dapat membantu fungsi kelenjar tiroid dengan lebih baik dan juga mengontrol berat badan.
Baca juga: 10 Tanda yang Perlu Diwaspadai Seseorang Penderita Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi
Garam juga mencegah kekurangan magnesium.
Asupan garam harian yang direkomendasikan harus 2300 mg per hari dan tidak lebih dari itu.
Untuk orang yang telah melewati usia 50-an, asupan garam yang direkomendasikan harus sekitar 1500 mg per hari.
Berikut manfaat garam bagi kesehatan:
1. Menurunkan berat badan
Memiliki jumlah garam yang disarankan dalam makanan akan meningkatkan metabolisme tubuh.
Hal ini dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dalam tubuh.
Garam juga menurunkan kadar kortisol, dan dengan demikian membantu menurunkan berat badan.
Baca juga: 9 Pengobatan Rumahan yang Efektif untuk Atasi Sariawan, Air Garam hingga Madu
2. Meningkatkan fungsi kelenjar tiroid
Garam meningkatkan pembentukan dan sekresi hormon tiroid T3 dan T4 dari kelenjar tiroid, sehingga mencegah hipotiroidisme.
Garam mencegah sekresi hormon stres, kortisol, yang berbahaya bagi kelenjar tiroid.
3. Mencegah diabetes
Garam dalam tubuh mengontrol dan menormalkan kadar gula darah berlebih dengan membuat insulin bekerja secara efektif.
Terkadang, karena resistensi insulin, insulin tidak mengenali gula untuk mengangkutnya ke dalam sel tubuh dari darah.
Resistensi insulin ini bisa menjadi salah satu penyebab diabetes.
Jadi, diet yang sangat rendah garam dapat menyebabkan resistensi insulin.
4. Membantu pencernaan
Asam pencernaan yang ada di perut untuk mencerna makanan disebut asam klorida.
Sementara garam merupakan natrium klorida yang membantu pembentukan asam lambung.
Asam klorida rendah di perut berarti pencernaan yang buruk, gas, dan kembung.
Baca juga: Pengobatan Rumahan untuk Merawat Rambut Rontok, Gunakan Teh Hijau hingga Minyak Kelapa
5. Membuat tidur lebih nyenyak
Garam meningkatkan laju metabolisme dan mencegah sekresi hormon stres dalam tubuh.
Hal ini membantu dalam menenangkan pikiran dan tubuh.
Dengan demikian seseorang dapat mendapatkan tidur malam yang nyenyak.
Kebanyakan orang yang menjalani diet rendah garam setiap hari mengeluhkan kurang tidur.
6. Mengurangi angka kematian
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi garam kurang dari 2.300 mg per hari dapat meningkatkan angka kematian.
Hal ini berarti orang yang makan lebih sedikit garam dari dosis yang direkomendasikan harian memiliki peluang lebih tinggi untuk meninggal dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi 2.300 mg atau lebih natrium per hari.
7. Mencegah menggigil dan gugup
Garam juga mencegah kelebihan sekresi adrenalin di dalam tubuh.
Adrenalin disekresikan untuk pertahanan tubuh, yaitu saat tubuh terancam atau stres dengan meningkatkan detak jantung dan fungsi vital lainnya.
Sekresi adrenalin yang berlebihan dapat menyebabkan detak jantung meningkat, menggigil, dan gugup.
8. Mengobati alergi
Jika Anda mengalami reaksi alergi, menaburkan sejumput garam di lidah Anda dapat mencegah serangan asma atau alergi dingin.
Ini menjadi satu manfaat garam terbaik. (TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-garam_20181022_115740.jpg)