Breaking News:

Gibran Wali Kota Solo

Peluang Gibran di Pilkada 2024, Jokowi Tak Lagi Presiden, Burhanuddin: Lebih Untung Maju di Jakarta

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menjabat sebagai Wali Kota Solo setelah dilantik pada Jumat (26/2/2021).

YouTube Kompastv
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak merasa terganggu dengan keberadaan Paspampres yang mengawalnya. Ia menegaskan antara dirinya dan masyarakat tetap tidak ada jarak. 

TRIBUNWOW.COM - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menjabat sebagai Wali Kota Solo setelah dilantik pada Jumat (26/2/2021).

Hanya saja, meski baru dilantik sebagai wali kota, Gibran sudah dikait-kaitkan dengan Pilkada 2024, khususnya dalam Pilgub DKI Jakarta ataupun Pilgub Jawa Tengah.

Dilansir TribunWow.com dalam acara Kompas Petang, Jumat (26/2/2021), Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan peluang Gibran di Pilkada 2024.

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan survei kepuasan terhadap Jokowi dan pemerintahannya menurun selama masa pandemi Virus Corona, Senin (8/6/2020).
Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan survei kepuasan terhadap Jokowi dan pemerintahannya menurun selama masa pandemi Virus Corona, Senin (8/6/2020). (Capture YouTube Kompas TV)


Baca juga:
Kata Gibran soal Keberadaan Paspampres: Tadi Saya Diajak Foto, Ketemu Warga Ya Bebas

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Pasar Gede, Gibran Ungkit Spanduk Bertuliskan Uwal Saka Pageblug: Itu Doa Kita

Menurutnya tidak menutup kemungkinan bahwa Gibran akan maju di Pilkada 2024.

Karena memang peluang tersebut terbuka lebar.

Burhanuddin menyinggung soal keberadaan Jokowi yang tidak dipungkiri memberikan pengaruh kepada Gibran.

Namun yang menjadi catatan menurut Buthanuddin adalah pada Pilkada 2024, Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Pasalnya satu bulan sebelum digelarnya Pilkada 2024, yakni bulan Oktober sudah ada presiden baru yang dilantik.

"Jadi hampir pasti Pilkada serentak diadakan bukan tahun depan, bukan pula di tahun 2023 tetapi 2024," ujar Burhanuddin.

"Jadi 9 November, itu artinya satu bulan setelah presiden baru dilantik di 2024," ungkapnya.

Dengan kondisi itu, Burhanuddin menilai sedikit banyak akan berpengaruh terhadap Gibran andai memang akan maju di Pilkada 2024.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved