Breaking News:

Terkini Daerah

Cerita Karyawati Bank di Semarang yang Ngaku Dihamili Pengusaha, Kini Justru Dapat Ancaman

Seorang pegawai bank swasta di Kota Semarang berinisial MST melaporkan pengusaha, ES ke pihak kepolisian. Ini ceritanya.

Istimewa/Tribun Jateng
Karyawan bank, MST, didampingi tim kuasa hukum usai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor di Polda Jateng, Jumat (26/2/2021). 

Namun, penggunaan ATM tersebut ternyata jebakan.

Baca juga: Sosok Ayah Bayi di Cianjur yang Viral Akhirnya Terungkap, Ini Pengakuannya di Hadapan Polisi

MST justru dilaporkan ke polisi atas dugaan penyalahgunaan ATM.

Namun laporan tersebut tidak dilanjutkan pihak kepolisian, meski MST sempat diperiksa.

MST akhirnya merasa kapok berhubungan dengan ES.

Ia pun mencoba menghindar dan menjauhinya.

Namun justru ES terus mengejar dengan memberi sejumlah ancaman.

"Dia mengancam akan menyakiti keluarga saya. Bahkan dia pernah mengirimi saya foto saat saya turun dari mobil di kantor. Artinya dia menyuruh orang untuk memata-matai saya. Karena merasa terancam, makanya saya minta bantuan pengacara," terangnya.

Kuasa hukum MST, Hendra Wijaya mengatakan, pihaknya bersama MST sebagai korban, telah melaporkan ES ke Polda Jawa Tengah dengan dua aduan sekaligus.

Aduan pertama terkait penelantaran anak dan aduan kedua terkait pelanggaran UU ITE yang dilakukan MST dengan menerornya.

"Aduan pertama, kami ajukan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Tengah. Aduan tersebut sedang diproses dan MST sudah dipanggil untuk diklarifikasi. Aduan kedua ke Reskrimsus," kata Hendra.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved