Terkini Nasional
Menganggap Wajar Elektabilitas Prabowo Subianto Tertinggi, Refly Harun Sebut Hanya Kalah dari Jokowi
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun ikut beri komentar terkait hasil survei elektabilitas para calon presiden di Pilpres 2024.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Hanya saja menurut Adi Prayitno belum bisa dimanfaatkan dengan baik, yakni dengan melalui kinerja-kinerjanya sehingga bisa menyakinkan kebanyakan masyarakat Indonesia.
"Menghitung misalnya karena Ganjar ini sudah menjadi kepala daerah dua periode, tetapi elektabilitasnya belum melampaui Prabowo atau nama-nama populer lainnya, begitu pun dengan Anies, sudah tiga tahun memimpin Jakarta, tetapi elektabilitasnya belum menyalip Prabowo," terang Adi Prayitno.
Lebih lanjut, dirinya lantas membandingkan dengan kondisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Dikatakannya, meski baru memimpin Jakarta selama satu tahun, angka elektablitasnya sebagai capres 2014 sudah langsung melejit dan mengalahkan nama-nama populer yang sudah ada.
"Bandingkan misalnya dengan Jokowi, waktu setahun di Jakarta tetapi elektabilitasnya sudah menyalip Prabowo, Megawati, SBY, nama-nama yang saat itu cukup populer."
"Artinya sekalipun ada Anies, Ganjar, AHY, Ridwan Kamil, nama-nama ini tidak terlampau memaksimalkan potensinya yang dimiliki saat ini," pungkasnya.
Baca juga: Minta Anies Belajar dari Ahok Atasi Banjir, Benny Susetyo: Kalau Sifatnya Politis, Gak akan Selesai
Simak videonya mulai menit ke-2.17:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)