Breaking News:

Banjir Jakarta

Jakarta Banjir, Ini Hal yang Sudah Dilakukan Pemprov DKI, Naturalisasi Sungai hingga Pengerukan Kali

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah menjalankan sejumlah program kerja guna menanggulangi banjir di Ibu Kota. Apa saja?

Editor: Mohamad Yoenus
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kondisi Terowongan Cawang yang tidak bisa dilalui pengguna jalan karena banjir, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - DKI Jakarta kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat malam (19/2/2021) dan baru surut pada Senin (22/2/2021) dini hari.

Dikutip dari Kompas.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah menjalankan sejumlah program kerja guna menanggulangi banjir di Ibu Kota.

Satu di antara program yang diandalkan adalah naturalisasi sungai.

Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi tergenang banjir, Sabtu (20/2/2021).
Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi tergenang banjir, Sabtu (20/2/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Klaim Banjir Jakarta Sudah 100 Persen Tertasi, Anies Baswedan Sebut Seluruh Kegiatan Sudah Normal

Kemudian, program gerebek lumpur dan mengeruk kali atau waduk di Jakarta, pemeliharaan pompa, penanganan banjir rob melalui NCICD, dan pengelolaan sistem polder.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesi menyampaikan, hingga akhir tahun 2020, jumlah waduk yang sudah dikeruk sebanyak 23 waduk dengan volume pengerukan mencapai 446.402,9 meter kubik.

Lalu, pengerukan kali sudah dilakukan di 93 lokasi dengan volume pengerukan mencapai 279.967,5 meter kubik.

Sementara itu, pengerukan saluran penghubung sudah dilakukan di 390 saluran dengan volume mencapai 121.002,6 meter kubik.

"Itu untuk tahun 2020 ya, pada tahun-tahun sebelumnya juga sudah dilakukan pengerukan di lokasi lainnya," ucap Dudi, Kamis (28/1/2021).

Program andalan lainnya adalah pembangunan drainase vertikal atau sumur resapan.

Hingga akhir tahun 2020, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah membangun 2.974 titik drainase vertikal di 777 lokasi.

Sumur-sumur resapan tersebut berada di berbagai lokasi, di antaranya RPTRA, gedung pemda, sekolah, taman kota, dan masjid.

Baca juga: Soal Pembubaran Relawan FPI saat Evakuasi Korban Banjir, Kapolres Jakarta Timur Beri Penjelasan

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan sejumlah upaya lainnya, yakni menentukan lokasi prioritas pembangunan tanggul pantai, yaitu di Kamal Muara, Kali Blencong, Kali Adem-Muara Angke, Pantai Muara, Sunda kelapa, dan Tanjung Priok. Hingga saat ini, tanggul pantai yang telah terbangun sepanjang 12,6 kilometer.

Pembangunan atau rehabilitasi sistem polder juga telah dilakukan pada tahun 2021-2022, lokasinya berada di:

- Kelapa Gading, Jakarta Utara: Pompa Kali Betik dan Pompa Artha Gading

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved