Breaking News:

Vaksin Covid

41 Persen Masyarakat Tolak Vaksinasi Covid-19, Burhanuddin Muhtadi: Mengagetkan Saya secara Pribadi

Meski program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah sudah berlangsung, rupanya ada masyarakat yang masih tidak bersedia untuk divaksinasi.

Youtube/KompasTV
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan hasil survei soal kesiapan masyarakat menerima vaksin Covid-19, dalam YouTube KompasTV, Minggu (21/2/2021), 

Jokowi Targetkan Vaksinasi Covid-19 Selesai Akhir Tahun

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia bisa selesai pada akhir tahun ini.

Dilansir TribunWow.com, Jokowi mengatakan terdapat 182 juta penduduk yang harus divaksinasi untuk menekan penyebaran Virus Corona.

"Vaksinasi target kita 182 juta penduduk kita. Saya sampaikan harus bisa diselesaikan pada akhir tahun ini," harap Jokowi dalam perayaan Imlek 2021, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Penjelasan Kemenkes soal Vaksin Nusantara: Masih Mau Masuk Uji Klinis, Jadi Masih Penelitian

Baca juga: Khusus di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 ke Lansia akan Dilakukan di Seluruh Kota, Ini Alasan Kemenkes

Dilihat dari jumlah vaksinatornya, Jokowi mengatakan harusnya hal itu bisa direalisasikan.

Dikatakannya bahwa sudah ada 39 ribu vaksinator yang siap menyuntikkan vaksin kepada penerima vaksin.

"Memang bukan sesuatu yang mudah, tetapi itung-itungan saya, kita memiliki 30 ribu vaksinator ditambah lagi saya mendapatkan laporan dari Panglima dan Kapolri, ada tambahan lagi 9 ribu vaksinator dari TNI-Polri," jelas Jokowi.

"Artinya kita memiliki 39 ribu vaksinator."

Meski begitu, Jokowi menyebut ada satu persoalan untuk bisa menyelesaikan vaksinasi pada akhir tahun.

Menurutnya, persoalannya bukan dari jumlah vaksinator, melainkan dari ketersediaan vaksinya itu sendiri.

"Kalau satu orang (vaksinator) bisa 30 orang disuntik, artinya sehari kita sudah bisa harusnya 1,2 juta orang bisa disuntik," ungkapnya.

"Tetapi memang problem besarnya adalah ketersediaan vaksin itu sendiri yang tidak bisa dalam jumlah yang kita inginkan dalam waktu sekarang ini," pungkasnya.

Dikatakannya bahwa sebanyak 3 juta dosis vaksin tahap pertama sudah selesai disuntikkan kepada para nakes.

Selain itu juga sebanyak 7 juta dosis vaksin dalam minggu ini akan diselesaikan kepada para pelayan publik, serta lanjut usia (lansia).

Baca juga: Setelah Vaksinasi Covid-19, Seseorang Masih Bisa Terjangkit Virus Corona, Simak Penjelasannya

Sebagaimana diketahui, untuk menyikapi hal itu, pemerintah juga telah mengembangkan Vaksin Nusantara.

Halaman
123
Tags:
Vaksin Covid-19Vaksin Virus CoronaSuntik Vaksin Covid-19VaksinasiBurhanuddin Muhtadi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved