Breaking News:

Terkini Nasional

Rocky Gerung Sebut Jokowi Takut SBY dan JK terkait UU ITE, Ade Armando: Luar Biasa Mengejutkan

Rocky Gerung tanggapi sikap dari Presiden Jokowi yang mengisyaratkan untuk merevisi Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
YouTube/KompasTV
Pengamat Politik Rocky Gerung dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando dalam acara Rosi KompasTV, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung tanggapi sikap dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengisyaratkan untuk merevisi Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung menilai sikap dari Jokowi tersebut karena merasa takut dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK).

Hal itu diungkapkannya dalam acara talk show Rosi 'KompasTV', Kamis (18/2/2021).

Pengamat Politik Rocky Gerung, dalam acara Rosi 'KompasTV', Kamis (19/2/2021). Dirinya menyampaikan pandangannya terkait keberadaan UU ITE menyusul adanya wacana merevisi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pengamat Politik Rocky Gerung, dalam acara Rosi 'KompasTV', Kamis (19/2/2021). Dirinya menyampaikan pandangannya terkait keberadaan UU ITE menyusul adanya wacana merevisi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). (YouTube/KompasTV)

Baca juga: Effendi Simbolon Klaim Tak Ada Pasal Karet di UU ITE, Refly Harun: Kalau Tidak Ada Kita Tak Berdebat

Baca juga: Tagih Jokowi soal Revisi UU ITE, Burhanuddin: Kalau Komit, Saya Kira Bisa Secepat Omnibus Law

Dirinya lantas mengaitkan dengan respons SBY dan JK pasca Jokowi meminta masyarakat aktif mengkritik.

Seperti yang diketahui, untuk JK sendiri langsung memberikan sindiran kepada pemerintah dengan menanyakan bagaimana cara mengkritik tanpa harus berurusan dengan polisi.

Sedangkan SBY merespon dengan mengibaratkan kritik sebagai obat, meski rasanya pahit namun tetap harus dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit.

"Kan kalau kita lihat konsekuensi begitu, kalau dari awal misalnya Presiden bilang revisi yaudah artinya dia takut pada rakyat," ujar Rocky Gerung.

"Sekarang dia takut sama SBY dan takut sama JK."

"Terlalu dekat jaraknya, antara kritik SBY dan JK pada Jokowi dan permintaan Pak Jokowi," terangnya.

Menurut Rocky Gerung, berbeda cerita ketika tuntutan tersebut disampaikan oleh para pengamat, pakar hukum hingga rakyat biasa.

"Lain kalau Pak Jokowi tunggu misalnya ada orang yang minta misalnya LBHI (Lembaga Bantuan Hukum Indonesia), ahli tata negara minta direvisi, lalu bilang oke, maka terlihat presiden mengerti demokrasi dan menghargai rakyat," kata Rocky Gerung.

"Ini dia cuman menghargai kritik atau tuntutan dari (mantan) Presiden SBY dan (mantan) wakil presiden JK."

Baca juga: Debat dengan Fadjroel di Mata Najwa, Refly Harun: Kasus Ahok Itu Bukan Delik Aduan, Paham Enggak?

Mendengar analis dari Rocky Gerung, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando mengaku cukup terkejut.

"Itu agak luar biasa mengejutkan analisis macam itu. Masa Jokowi takut sama JK dan SBY," ucap Ade Armando.

"Tapi enggak tahu, mungkin barangkali Rocky punya data-data inetelegen lain," imbuhnya.

Halaman
123
Tags:
UU ITESusilo Bambang Yudhoyono (SBY)Jusuf KallaAde ArmandoJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved