Breaking News:

Terkini Nasional

Kilang di Tuban Buat Warga Jadi Miliarder, Ternyata Pernah Dikunjungi Jokowi, Beri Pesan Ini ke Ahok

Proyek kilang di Tuban yang membuat warga desa mendadak jadi miliarder ternyata pernah dikunjungi Presiden Jokowi. Ini momen saat itu.

Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jeno, Kabupaten Tuban, pada Sabtu (21/12/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, mendadak menjadi miliarder setelah mendapatkan uang ganti rugi pembebasan lahan dari proyek kilang yang digarap oleh PT Pertamina (Persero).

Proyek tersebut pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana, pada Sabtu, 21 Desember 2019 lalu.

Proyek ini disebut juga kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), tepatnya berlokasi di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang berada di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang berada di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Baca juga: Cerita Warga Tuban yang Dapat Rp 15,8 Miliar Jual Tanah: Dulu Susah, Sekarang Uang Banyak Dinikmati

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun melihat besarnya potensi kilang itu bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jokowi juga punya pesan khusus kepada mereka, termasuk Ahok yang kala itu belum lama dilantik sebagai Komut.

Jokowi ingin semua pihak yang terlibat untuk segera menyelesaikan kilang tersebut.

"Saya sampaikan kepada Menteri BUMN, Dirut Pertamina, dan Komut Pertamina agar tidak lebih dari 3 tahun, harus rampung semuanya. Mintanya tadi 4 tahun, 3 tahun harus rampung semuanya. Entah itu dengan kerja sama, entah itu dengan kekuatan sendiri. Saya kira ada pilihan-pilihan yang bisa diputuskan segera.” kata Jokowi, sebagaimana dikutip dari laman Setneg, Kamis (18/2/2021).

Jokowi mengaku telah cukup lama menunggu penyelesaian kilang tersebut.

Kilang TPPI sendiri sudah dibangun sejak lebih dari dua dekade lalu, namun kemudian tersendat karena beberapa masalah.

Baca juga: Cerita Warga Tuban yang Sempat Tolak Ganti dari Pertamina, Mau Pindah setelah Dapat Rp 7,5 Miliar

Setelah TPPI diakuisisi, PT Pertamina (Persero) akan membangun TPPI menjadi pabrik petrokimia terpadu.

Kawasan TPPI tersebut akan dikembangkan menjadi industri petrokimia nasional yang menghasilkan beragam produk turunan petrokimia dan produk Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ya ini kilang TPPI Trans Pacific Petrochemical Indotama. Ini adalah merupakan salah satu kilang yang terbesar di negara kita, yang dapat menghasilkan produk aromatik, baik para-xylene, ortho-xylene, bensin, toluene, heavy aromatic, dan juga penghasil BBM, premium, pertamax, elpiji, solar, kerosene, ini bisa untuk semuanya," kata Jokowi.

Total Nilai Investasi Rp 199,3 Triliun

Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastuktur Prioritas (KPPIP), Kilang Minyak Tuban merupakan proyek dengan Rp 199,3 triliun.

Skema pendanaan dilakukan melalui penugasan PT Pertamina dengan kerjasama Swasta, dalam hal ini investor perusahaan asal Rusia, Rosneft.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
TubanJawa TimurKilang MinyakJokowiAhokErick ThohirBasuki Tjahaja Purnama
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved