Breaking News:

Terkini Daerah

Emosi Istri Digoda, Suami Aniaya Oknum LSM di OKU Selatan hingga Tewas: Dia Panggil Adek Sayang

Andi Trio Santoso (33) tak kuasa menahan emosi saat istrinya digoda oleh oknum anggota LSM di OKU Selatan. Ini pengakuannya.

Editor: Mohamad Yoenus
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Andi Trio Santoso (33) saat diwawancara di Ruang Riksa Pidum, Satreskrim Polres OKU Selatan, Selasa (16/2/2021). 

"Saat itu, serangan pertama saya bacok arah kuping dia terjatuh, kemudian kebagian mulutnya dan bagian badan,"tambahnya.

Pasca menyerang korban dan melihat pelaku telah terluka parah dan berupaya menyelamatkan diri ke arah pos kantor BPKAD Komplek perkantoran Pemkab OKU Selatan.

Saat itu ia tak melakukan pengejaran, berusaha menenangkan diri dibagian dapur.

"Tidak saya kejar, saat itu dia (korban) sudah gak bisa ngomong, saya biarkan pergi. Saya nunggu didapur karena untuk menyerahkan diri ke kepolisian didepan kondisi sudah ramai orang-orang," ujarnya.

Di sisi lain, setelah diserang korban sudah tak berdaya tanpa melakukan perlawanan menyelamatkan mencari pertolongan menuju kearah gerbang Kantor BPKAD Komplek Perkantoran Pemkab OKU Selatan tepatnya wilayah Desa Pelangki Kecamatan Muaradua OKU Selatan.

Tersangka mengatakan baru membina rumah tangga bersama istrinya Isna (47) selama lebih dari 3 bulan terakhir dan mulai membuka usaha warung nasi depan gerbang Kantor BPKAD Komplek perlantoran Pemkab OKU Selatan sejak sebulan belakangan ini.

Baca juga: Pelaku yang Aniaya dan Bakar Rumah Lansia di Bima Ditangkap, Korban Dituduh sebagai Dukun Santet

Dikenal pendiam, pelaku yang keseharian banyak menghabiskan bekerja dikebun itu mengatakan sama sekali tak mengenal korban.

"Setelah kejadian, didepan sudah ramai istri menyurug saya diam didapur, nanti dipanggil dia hingga petugas kepolisian tiba," kata dia lagi.

Menurut pelaku, ia bersama istri baru sebulan membuka usaha warung nasi di lokasi.

Tergolong baru ditempat usahanya ia sama sekali tak mengenal korban sebelumnya.

Tersangka Andi menyebut tak bermaksud menghabisi nyawa pelaku, hendak memberi efek jera atas kelancangan korban terhadap istrinya, namun pasca korban dikabarkan meninggal tersangka Andi mengaku menyesal dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Terpisah, Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Kasatreskrim AKP Apromico SIK, MH yang disampaikan Kanit Pidum Ipda Adrian Manaji SH mengatakan motif penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia dilatari ketersinggungan pelaku terhadap korban.

"Pelaku A (33) tersinggung karena korban menggoda istrinya dengan memanggil 'adek sayang' secara spontan pelaku yang kebetulan pelaku saat itu baru pulang dari kebun korban dikejar langsung membacok dibagian muka, telinga dan perut bagian kiri," ujar Ipda Adrian.

Pelaku diamankan petugas pasca kejadian dikediaamannya bersama barang bukti (BB) sebilah pisau dan sepasang sepatu milik korban.

Korban dijerat pasal 338 subsider 353 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Tags:
PenganiayaanIstriOKU SelatanTewasSumatera Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved