Cerita Selebriti
Teddy Pardiyana Mangkir, Rizky Febian dan Putri Delina Beri Waktu 14 Hari untuk Kembalikan Aset Lina
Anak-anak komedian Sule, Rizky Febian dan Putri Delina melalui kuasa hukumnya memberi ultimatum pada pihak Teddy Pardiyana.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Anak-anak komedian Sule, Rizky Febian dan Putri Delina melalui kuasa hukumnya memberi ultimatum pada pihak Teddy Pardiyana.
Disampaikan oleh pengacara Bahyuni Zaili, dua saudara tersebut menuntut Teddy mengambalikan aset-aset ibunya, mendiang Lina Jubaedah.
Menurut Bahyuni, Tedddy hanya memiliki waktu 14 hari untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca juga: Demi Ibu, Rizky Febian Ingin Segera Selesaikan Kasus Warisan dengan Teddy: Kasihan Almarhumah
Baca juga: Sindir Pihak Sule, Pengacara Sebut Teddy Hanya Inginkan Hak Bintang: Orang Kaya Hatinya Sebesar Kali
Hal ini dibeberkan Bahyuni dalam tayangan di kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (15/2/2021).
Permasalahan antara keluarga Sule dan suami Lina, Teddy, ternyata belum menemui titik terang.
Meski sudah bertemu, belum ada kesepakatan yang terjadi antara dua pihak tersebut.
Pihak Teddy ngotot meminta bagian harta warisan Lina untuk anaknya, Bintang.
Sementara, pihak Rizky Febian dan Putri Delina meminta Teddy mengembalikan aset Lina yang masih dikuasainya.
Bahyuni yang ditemani rekannya, pengacara Fery Hudaya, mengaku telah memberikan pemberitahuan untuk Teddy.
Ia mengajak Teddy dan kuasa hukumnya, Ali Nurdin untuk bertemu.
Namun hingga kini, pihak Teddy tak merespons pun memberi kabar untuk waktu pertemuan mereka.
"Tanggal 1 Februari kami kirim surat kepada pengacaraya Pak Teddy, meminta dan kami mengundang pengacaranya beserta Teddy untuk datang ke kantor kami tanggal 5 Februari, hari Jumat," beber Bahyuni.
"Tetapi waktu itu walau pun diakui oleh pengacaranya bahwa surat sudah diterima, tetapi faktanya pengacaranya maupun saudara Teddy tidak memenuhi undangan kami."
"Padahal kami ingin agar aset-aset segera dikembalikan ke keluarga."
Oleh sebab itu, Bahyuni mengirim lagi surat pemberitahuan pada Teddy yang berisi ultimatum.