Terkini Daerah
Setelah Cekik Istri Sirinya, Okta Sempat Periksa Denyut Nadi hingga Pesan Ojek Online dan Travel
Meliyanti (24) dibunuh oleh suami sirinya di sebuah kamar hotel setelah berhubungan badan.
Editor: Mohamad Yoenus
Okta mengaku membunuh Meliyanti karena sering dicaci maki.
Baca juga: Berkaca-kaca, BCL Ceritakan Reaksi Noah Pertama Tahu Ashraf Meninggal: Siapa yang akan Temani Mommy?
Selain itu korban cemburu melihatnya ngobrol dengan orang lain.
"Saya ngobrol dengan orang lain yang tinggal di situ," tuturnya.
Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana menuturkan setelah tersangka disuruh masuk oleh korban, kedua orang tersebut sempat mengobrol dan makan.
Sebelum terjadi pembunuhan kedua orang tersebut sempat melakukan hubungan suami istri.
"Kemudian ada kata-kata yang dikeluarkan oleh korban. Sehingga membuat tersangka tersinggung,"ujar dia.
Saat itu juga, kata dia, tersangka langsung mencekik leher korban dan mendorong ke tembok.
Korban jatuh pingsan dan tersangka sempat mengecek denyut nadinya.
"Tersangka sempat menarik korban dari tempat tidur ke kamar mandi. Kemudian memasang pakaian dalam korban dan sempat mencekek kemudian membenturkan muka korban ke tembok, dan dimasukkan ke dalam lemari,"ujar dia.
Menurutnya, pembunuhan tersebut dilakukan pada Kamis (11/2/2021) pukul 02.30 dini hari.
Tersangka melarikan diri setelah mengetahui korban meninggal dunia.
"Setelah mengetahui meninggal pelaku memesan ojek online ke pasar Banyumanik. Kemudian memesan travel untuk pulang ke Wonosobo,"tuturnya.
Baca juga: Reaksi Keluarga Nenek Ngatinem yang Telah Diantarkan Pulang ke Rumah, Pihak Panti Beri Penjelasan
Di sisi lain, ia mengatakan pelaku masih mempunyai istri dan satu orang anak. Saat ini tersangka dan istri resminya sedang proses perceraian.
"Kenal dengan korban sekitar dua tahun," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menyelidiki kasus dugaan pembunuhan di Hotel Royal Phoenix Semarang.