Breaking News:

Terkini Daerah

Kakek 70 Tahun Bungkus Sarung dan Pikul Mayat Pemuda yang Ia Temukan Meninggal di Ladangnya

Nasib naas menimpa seorang pemuda bernama Syarifudin Mansyur (20). Ia tewas tersengat listrik yang dipasang petani untuk memagari ladang.

Dok Polres Bima/TribunLombok.com
Ahmad Yasin, pemilik kebun dijadikan tersangka dalam kasus tewasnya warga akibat tersengat listrik, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Nasib naas menimpa seorang pemuda bernama Syarifudin Mansyur (20).

Ia tewas tersengat listrik yang dipasang petani untuk memagari ladang.

Kawat itu sebenarnya untuk menjerat babi hutan yang kerap masuk ke ladang jagung warga.

Baca juga: Terungkap Asal Usul Bambu yang Menancap di Jasad Weni Tania, Ditusukkan saat Korban sudah Tewas

Ilustrasi Babi hutan
Ilustrasi Babi hutan (Wikipedia)

Namun, kawat tersebut justru menewaskan Syarifudin Mansyur, warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kawat tersebut dipasang oleh pemilik kebun bernama Ahmad Yasin alias Hama Ntembi (70).

Peristiwa nahas itu terjadi Sabtu (6/2/2021).

Waktu itu, korban mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar kebun jagung.

Sayang, korban justru tersengat kabel listrik bertegangan tinggi dan tewas di lokasi tersebut.

Baca juga: Ibu Kabur seusai Titipkan Jasad Bayinya di Rumah Mertua, sang Suami Tak Mau Polisikan Istrinya

Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Adhar dalam keterangan pers mengatakan, pemilik kebun kini ditetapkan tersangka.

Pemilik kebun sempat membuang mayat korban karena takut ketahuan kawat listriknya memakan korban jiwa.

"Karena merasa ketakutan diketahui orang lain dia memindahkan mayat korban dengan cara memasukkan jasadnya ke dalam sarung," kata Adhar, Senin (8/2/2021).

Setelah dibungkus sarung, Ahmad Yasin memikul mayat korban dan dibawanya menuju perbukitan di So Doro Sere, Dusun Wane.

Baca juga: Penyebab Meninggalnya Marthin Saba Diungkap Sahabat, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Jaraknya sekitar 1,5 Kilometer dari kebun jagung miliknya.

Pihak keluarga yang mencari korban menghubungi polisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved