Terkini Daerah
5 Fakta Mayat Wanita Tertancap Bambu di Garut, Dikenal Pendiam hingga Terakhir Pergi ke Rumah Pacar
Warga di daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan tertancap bambu. Ini fakta selengkapnya.
Editor: Mohamad Yoenus
“Umur belum diketahui dan mayat tersebut dalam keadaan tengkurap dan sudah membengkak, mengeluarkan bau busuk. Diperkirakan, mayat tersebut sudah tiga hari berada di tempat tersebut,” ujar Oon Suhendar.
Oon melanjutkan, kondisi mayat saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan bagian tubuhnya ditusuk bambu.
"Kita meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan selanjutnya dilakukan olah TKP,” katanya.
5. Korban Dikenal Pendiam
Sahabat Weni Tania, Viki Ruspiandi (21) mengungkap sosok korban.
Viki dan Weni sama-sama sekolah di SMK PGRI Wanaraja (SMEA Aceng).
Dia mengatakan sahabatnya itu dikenal pendiam saat sekolah.
Viki menyebut dirinya dan korban telah bersama satu kelas hingga lulus.
"Saya dan Weni sudah dari kelas 10 hingga lulus satu kelas terus. Dia orang baik" kata Viki.
Ia menyebutkan Weni adalah orang yang pendiam sejak duduk di bangku SMA dan terkadang suka nangis tanpa sebab.
"Kalau di kelas juga suka diam enggak banyak bicara, kadang suka nangis tanpa sebab. Sama saya sering ditanya kenapa, tapi tidak pernah mau jawab, dipendam sendiri saja kayaknya," ucapnya.
Setelah lulus sekolah Viki mengatakan sudah tidak berkomunikasi lagi dengan Weni.
"Paling ketemu di status Facebook. Kaget saat tahu yang penemuan mayat itu adalah sahabat saya," katanya.
Viki yang bekerja di PT KAI Stasiun Wanaraja itu berharap polisi bisa mengungkap penyebab kematian sahabatnya.
"Biar enggak simpang-siur lagi di medsos," ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Heboh Foto Pembunuh Weni Tania yang Tewas Ditusuk Bambu Tersebar di Medsos, Begini Kata Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bambu-weni-garut-jawa-barat-tertancap.jpg)