Breaking News:

Terkini Daerah

5 Fakta Mayat Wanita Tertancap Bambu di Garut, Dikenal Pendiam hingga Terakhir Pergi ke Rumah Pacar

Warga di daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan tertancap bambu. Ini fakta selengkapnya.

Editor: Mohamad Yoenus
Tangkap layar kanal YouTube Tribunnews.com
W, gadis yang mayatnya ditemukan di Kampung Muncang Lega, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut, Jumat (5/2/2021) pagi. 

Jenazah Weni Tania tengah berada di RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi.

Baca juga: Update Mayat Wanita Tertancap Bambu di Garut, Keluarga Sebut Korban Terakhir Pergi ke Rumah Pacar

2. Hidup Tanpa Orangtua sejak Bayi

Menurut keterangan salah seorang keluarga, Ai Kusmiati (40), Weni sudah tidak hidup dengan orang tua sejak umur 1 tahun, orangtuanya bercerai lalu ayahnya meninggal dunia.

"Sejak ibunya bercerai, ia sudah ditinggal sejak umur satu tahun, ibunya berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW," katanya, Sabtu (6/2/2021).

Ai menjelaskan,sejak saat itu Weni hanya diurus oleh bibi dan neneknya, ia tumbuh tanpa hadirnya orangtua di usia yang sedang membutuhkan kasih sayang Ibu dan ayahnya.

"Kadang, ya di rumah neneknya, kadang juga di sini di rumah bibi dan uwa nya, ya bisa dikatakan dia hidup tanpa perhatian langsung orangtua kandung," ucapnya.

Sejak saat itu, Weni hanya bergantung pada keluarga dari ibunya, Ai menjelaskan Weni tumbuh menjadi orang yang pendiam.

"Kalo mamahnya pulangnya dia (Weni) mah biasa-biasa saja, cuek. Diajak main juga tidak pernah mau, malahan kalo sakit juga diam saja, dipaksa diajak ke dokter juga," ucapnya.

Ai menjelaskan, rumah Weni berdempetan dengan rumah uwa nya, semasa hidup Weni sudah terbisa melakukan sesuatu sendiri.

"Masak, makan, dan tidur itu suka sendiri, kemana-mana sendiri, makanya pas pergi itu ya emang suka berpegian sendiri," jelasnya.

Ai dan keluarga tidak menyangka nasib keponakannya itu berakhir dengan cara yang tidak wajar.

"Kami syok waktu dengar kabar itu, ya mau gimana lagi, yang sudah pergi tak akan kembali, mamahnya di Arab apalagi histeris, gak kebayang mau gimana-gimana tapi tidak bisa pulang," ucapnya.

Ia berharap pihak kepolisian cepat mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi pada keponakannya.

"Kalo misalkan ada dugaan dibunuh, semoga semuanya terbuka dengan jelas, kebenaran pasti terungkap."

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas dalam Kondisi Tertusuk Bambu, WT Disebut Tidak Ada Kabar Selama 3 Hari

3. Terakhir Pergi ke Rumah Pacar

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Tags:
WanitaBambuGarutJawa Barat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved