Terkini Daerah
Wanita di Sanur Tewas Dihajar Pakai Tabung Gas, Saksi Lihat 2 Pria dan 1 Cewek Berkerudung Kabur
Sebelum korban tewas dipukuli pakai tabung gas, saksi sempat mendengar keributan dari kamar kontrakan tempat pelaku tinggal.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Selain luka pada bagian kepala, Tim Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar juga menemukan sejumlah luka lainnya saat memeriksa jasad korban.
"Ditemukan luka memar pada wajah, tangan dan kaki korban, masuk sekitar pukul 01.00 Wita," ujar dokter jaga IKF RSUP Sanglah, dr. Dudut ketika dikonfirmasi, Rabu 3 Februari 2021.
Pihak Forensik RSUP Sanglah masih menunggu instruksi dari pihak kepolisian untuk melakukan autopsi.
"Masih menunggu permintaan autopsi dari polisi," ungkap dr. Dudut.
Jasad korban diketahui dievakuasi dari TKP pada Selasa (2/2/2021) sekira pukul 23.00 Wita.
Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD Denpasar yang mendapat laporan dari pihak kepolisian.
"Tindakan kami mengevakuasi jenazah dari TKP menuju KMJ RSUP Sanglah," ujar Koordinator Ambulans BPBD Denpasar, Dewa Mahendra.
Baca juga: Viral di TikTok Jalan Buntu di Depok yang Berujung ke Kuburan, Ini Cerita di Baliknya
Korban Sosok yang Tertutup
Korban dan suaminya diketahui sudah lama pisah ranjang.
Sekitar tiga tahun keduanya telah tinggal di rumah yang berbeda.
Kendati demikian suaminya masih kerap berkomunikasi dengan korban dan membantu korban bekerja.
Baca juga: Polisi Siap Olah TKP di Medan Guna Melengkapi Berkas Perkara, Gisel dan Nobu Siap Disidangkan
Suwarno (53) selaku suami korban kesehariannya bekerja sebagai pedagang nasi jinggo.
Ia tidak menyangka istrinya tewas dibunuh secara sadis.
Pasalnya ia tidak merasakan ada yang aneh dari istrinya tersebut.
Di Bali, Suwarno tinggal bersama anak sulungnya Yudi (27).