Breaking News:

Vaksin Covid

Presiden Perancis Macron Peringatkan Risiko Vaksin Covid-19 Buatan China, Soroti Efektivitas Sinovac

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengingatkan minimnya informasi tentang vaksin Covid-19 buatan China.

AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Presiden Perancis Emmanuel Macron mengingatkan minimnya informasi tentang vaksin Covid-19 buatan China. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengingatkan minimnya informasi tentang vaksin Covid-19 buatan China.

Dilansir TribunWow.com dari SCMP, ia menyinggung kemungkinan kurangnya efektivitas vaksin justru akan membuat varian baru Virus Corona.

Macron menyebut keberhasilan diplomatik China dalam mendistribusikan vaksin buatannya ke berbagai negara dikhawatirkan akan menyinggung para pemimpin negara-negara Barat.

Presiden Jokowi menerima suntikan vaksin pertama Covid-19 buatan Sinovac pada Rabu (13/1/2021) di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Jokowi menerima suntikan vaksin pertama Covid-19 buatan Sinovac pada Rabu (13/1/2021) di Istana Merdeka, Jakarta. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Baca juga: 17 Kelompok Masyarakat yang Tak Bisa Divaksin Covid-19 Sinovac, Penderita Ginjal hingga Jantung

Ia juga mengingatkan efikasi vaksin buatan Sinopharma, yakni Sinovac, belum dapat diketahui.

Macron mempertanyakan tidak adanya informasi absolut yang dipublikasikan terhadap uji klinis.

"Artinya dalam jangka waktu singkat hingga panjang belum dapat dipastikan apakah vaksin ini dapat mengatasi varian baru (Virus Corona). Jika tidak, maka vaksin ini sama sekali tidak akan menyelesaikan situasi (pandemi)," kata Macron, Kamis (4/2/2021).

Peringatan Macron itu muncul sehari setelah Direktur Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga mendesak Rusia dan China mempublikasikan data tentang vaksin buatan mereka, jika ingin diizinkan untuk beredar di Uni Eropa.

Sementara itu, pekan lalu Macorn juga menyampaikan keraguannya tentang vaksin buatan kerja sama Inggris-Swedia, yakni AstraZeneca.

Baca juga: Tanya Jawab Seputar Vaksin Covid-19 di Indonesia, dari Distribusi, Keamanan, hingga Keampuhannya

Macron menyebutkan vaksin AstraZeneca tampaknya tidak efektif untuk kalangan lanjut usia (lansia), yakni 65 tahun ke atas.

Di sisi lain pihak Eropa juga menyatakan AstraZeneca aman bagi orang dewasa dengan berbagai usia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved