Terkini Daerah
4 Fakta Anggota DPRD Jember Pukul Ketua RT: Berawal saat Dapat Kabar Ayah Sakit hingga Kata Polisi
Viral video cekcok antara anggota DPRD Jember dengan ketua RT yang berujung pada pemukulan. Ini fakta selengkapnya.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara warga perumahan dengan pria yang diduga anggota DPRD Jember viral di media sosial.
Dikutip dari Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Perumahan Bernady Land, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.
Video itu direkam ketua RT yang mengaku dipukul dan diancam oleh anggota DPRD Jember itu.
Baca juga: Nasib James Arthur Kojongian soal Seret Istrinya saat Ketahuan Selingkuh, DPRD Sulut: Dia Mengakui
Pria yang mengaku menjadi korban pemukulan itu adalah Dodik Wahyu Irianto, ketua RT 04/RW 13 di Perumahan Bernady Land, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang.
Sedangkan anggota DPRD itu adalah Imron Baihaqi, legislator dari partai PPP sekaligus ketua PC Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jember.
Berikut fakta selengkapnya:
1. Kronologi Awal
Imron Baihaqi, anggota DPRD Jember yang diduga memukul dan mengancam Ketua RT 04/RW 13 Kelurahan Slawu, Dodik Wahyu Irianto, akhirnya angkat bicara.
Imron mengakui kesalahannya telah memukul dan mengancam Irianto.
Anggota Fraksi PPP itu menjelaskan secara rinci masalah yang tersebut.
Imron menjelaskan, kejadian itu terjadi saat dirinya hendak menemui salah satu advokat yang tinggal di Perumahan Bernady Land.
Saat tiba di lokasi, Imron justru mendapat kabar ayahnya sakit.
“Saya diberi tau oleh adik saya kondisinya beberapa menit sebelum kejadian,” kata dia kepada Kompas.com via telepon, Kamis (4/2/2021).
Baca juga: Termasuk Penderita Kanker, Ini Kelompok Masyarakat yang Tak Bisa Divaksin Covid-19 Sinovac
Menurut Imron, ayahnya memang sering sakit dan dirawat di rumah.
Ayahnya menderita tekanan darah tinggi.