Tekini Daerah
Pria yang Tewas dengan 50 Tusukan Disebut Sering Meresahkan Warga, 4 Pelaku Ingin Beri Pelajaran
Kasus penemuan pria bersimbah darah di Kampung Babakan Nugraha, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung menemui titik terang.
Penulis: Ulfa Larasati
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Warga di Kampung Babakan Nugraha, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah pada Minggu (24/1/2021), pukul 00.30 WIB.
Pria tersebut diketahui bernama Adang Suganda atau AS (28).
Warga selanjutnya langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Dayeuhkolot.
Baca juga: Dokter Forensik Ungkap Pengalaman saat Autopsi Mayat Wanita Hamil Korban Pembunuhan: Kepikiran Terus
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, anggota Polsek Dayeuhkolot yang menerima laporan warga langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
AS juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Namun setelah mendapat perawatan selama 43 jam, AS dinyatakan meninggal dunia.
“Korban meninggalnya di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan selama 43 jam,” kata Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Bimantoro saat dihubungi, Minggu (31/1/2021).
Dari keterangan Bimantoro, korban mendapat luka serius sejumlah 50 tusukan di bagian dada dan terdapat sayatan di kepala.
"Dugaan sementara berdasarkan keterangan saksi dan hasil autopsi, AS merupakan korban pengeroyokan karena berbeda jenis tusukan," kata dia.
Baca juga: Pria yang Ditemukan Tergeletak di Jalan dengan Luka 50 Tusukan Meninggal, Diduga Korban Penganiayaan
Pelaku Ditangkap
Polresta Bandung berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang masuk dalam kategori pembunuhan berencana.
"Jajaran Polresta Bandung berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana, pelakunya empat orang," ucap Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan, Senin (1/2/2021), seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
Empat pelaku yakni TH (17), TJ (21), SMR (19), dan AHL (36) yang ditangkap di tempat berbeda.
TH, TJ dan SMR diringkus saat berada di Tasikmalaya pada Sabtu (30/1/2021), sementara AHL ditangkap di Cangkuang Kabupaten Bandung pada Minggu (31/1/2021).
Hendra mengungkap bahwa kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban ini dipicu lantaran empat pelaku tersebut merasa dendam terhadap korban.