Terkini Nasional
Buntut Panjang Kasus Abu Janda, Relawan Pro Jokowi Anggap Buzzer Berbahaya: Roy Suryo Saja Dibully
Ketua Relawan Pro Jokowi (Projo) Immanuel Ebenezer menanggapi kontroversi yang ditimbulkan kasus penggiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Kapasitas Jenderal Hendropriyono:
Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur Bais, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Filsafat Ilmu Intelijen, Berjasa di Berbagai Operasi militer.
Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belum kau?," cuit Permadi dalam tangkapan layar akun @permadiaktivis1, Sabtu (2/1/2021)
Baca juga: Abu Janda Berkali-kali Ditegur Presenter karena Terus Mendebat, KNPI: Harus Disumpal Mulutnya
2. Pembelaan Abu Janda
Dikutip dari YouTube Kompastv, Abu Janda menegaskan tidak ada maksud rasisme di balik kata evolusi yang ia gunakan.
"Itu katanya cuman kata evolusi, rasisnya sebenarnya enggak ada," ujar Abu Janda.
Abu Janda mengatakan, ia sama sekali tidak memberikan embel-embel suku maupun hewan ketika menyatakan kalimat evolusi tersebut.

Kemudian, Abu Janda juga menegaskan bahwa kalimat evolusi dalam konteks bertanya dan tak memiliki kaitan dengan teori Darwin di mana manusia berasal dari primata.
"Kalau di kamus itu yang namanya evolusi artinya berkembang," kata Abu Janda.
"Konteksnya kalau saya waktu itu revolusi otaknya di mana," ujar dia.
3. KNPI: Bikin Hancur Pemerintahan Pak Jokowi
Mewakili pihak pelapor, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menyoroti kata-kata evolusi dalam cuitan Abu Janda yang diduga merupakan ujaran rasisme.
Haris juga menyebut apa yang dilakukan oleh Permadi kini memperkeruh suasana negara.
Dikutip dari YouTube Kompastv, Ketua KNPI Haris Pertama mulanya mengungkit pernyataan PBNU bahwa apa yang disampaikan oleh Abu Janda tidak mewakili ormas Nahdlatul Ulama (NU).
"Itu jelas," ucap Abu Janda setuju.
Baca juga: Bantah Rasis ke Natalius Pigai, Abu Janda Ungkit Agamanya: Aku Muslim Tak Percaya Teori Darwin