Terkini Nasional
Buntut Panjang Kasus Abu Janda, Relawan Pro Jokowi Anggap Buzzer Berbahaya: Roy Suryo Saja Dibully
Ketua Relawan Pro Jokowi (Projo) Immanuel Ebenezer menanggapi kontroversi yang ditimbulkan kasus penggiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Ia mengungkit pakar informasi dan teknologi (IT) Roy Suryo bahkan kerap mendapat perundungan di media sosial.
"Enggak fair juga. Maka saya berharap agar dibuat regulasi lagi yang lebih baik agar akun-akun bodong ini bisa ditertibkan," katanya.
"Memang bahaya sekali, saya juga merasakan hal itu. Apalagi Bang Roy Suryo ini sering di-bully di akunnya," ucap Immanuel memberi contoh.
Lihat videonya mulai dari awal:
Fakta Kasus Rasisme Abu Janda
Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda kini tengah mendapat kritik dari berbagai pihak akibat aksinya mencuitkan sebuah ujaran yang diduga mengandung rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.
Akibat ujarannya tersebut, Abu Janda telah dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Meskipun telah dilaporkan, Abu Janda berdalih dirinya tidak bermaksud mengeluarkan ujaran rasisme kepada Natalius Pigai.
Berikut adalah fakta-fakta seputar kasus dugaan rasisme yang kini menjerat Abu Janda:
1. Cuitan Abu Janda
Dikutip dari Tribunnews.com, Kasus ini bermula dari sebuah cuitan yang diunggah oleh Abu Janda lewat Twitter miliknya @permadiaktivis1.
Abu Janda sempat merespons kritik Natalius Pigai yang berkomentar kepada mantan Kepala BIN Hendro Priyono dalam salah satu berita nasional.
Melalui akun Twitternya, Abu Janda kemudian mempertanyakan apa kapasitas Natalius Pigai.
Yang menjadi permasalahan adalah kata evolusi dalam cuitan yang dikeluarkan oleh Abu Janda.