Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Cerita Pilu Anak Kapten Afwan Belum Paham Ayahnya Meninggal, Merasa Abinya Masih Terbang

Jenazah Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) akhirnya tiba di rumah duka.

Editor: Lailatun Niqmah
Dokumentasi Muhammad Akbar
Afwan Zamzami adalah pilot aktif pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dilaporkan terjatuh setelah empat menit terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Sabtu (9/1/2021). Kini jenazah kapten Afwan telah tiba di rumah duka di Cibinong, Sabtu (30/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Jenazah Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) akhirnya terindentifikasi dan tiba di rumah duka.

Hampir tiga minggu setelah peristiwa nahas tersebut, anak Kapten Afwan yang masih kecil rupanya belum paham jika ayahnya telah meninggal dunia.

Mereka masih menganggap sang ayah ada dan percaya akan segera pulang ke rumah seperti biasanya.

Baca juga: Terharu Jenazah Kapten Afwan Teridentifikasi, Aldha Refa: Masyaallah, Captain Nunggu Keluar Semua

Cerita pilu ini diungkap perwakilan keluarga ketika jenazah Kapten Afwan tiba di rumah duka, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu (30/1/2021).

Sebelumnya jenazah Kapten Afwan berhasil teridentifikasi berdasarkan hasil pencocokan data DNA antemortem dengan postmortem.

Dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Sabtu (30/1), Dirut Sriwijaya Air Jefferson I Jawuna menyatakan, sosok Kapten Afwan yang baik.

Jefferson menyampaikan duka mendalam atas kepergian Kapten Afwan.

"Saya selaku Dirut Sriwijaya Air, menyampaikan rasa duka cita mendalam. Karena ditinggal keluarga yang kita cintai. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan diberikan surga Allah SWT," ujarnya.

Lebih lanjut, Jefferson mengatakan bahwa Captain Afwan merupakan seorang yang profesional.

"Beliau orang baik, muslim profesional dan menjalankan profesinya dengan profesional," tegas Jefferson.

Adapun perwakilan keluarga menjelaskan alasan jasad Kapten Afwan disemayamkan selama satu jam di rumahnya.

"Jenazah ini disemayamkan kurang lebih satu jam karena untuk memberikan kesempatan pada dua putrinya. Mereka masih berharap Abinya pulang dan masih merasa jika Abinya itu masih terbang."

"Jadi untuk memberikan kesempatan berpisah pada orangtuanya, maka akan disemayamkan terlebih dahulu di dalam," terang perwakilan keluarga.

Baca juga: Jenazah Kapten Afwan Korban Sriwijaya Air Sj 182 akan Disalatkan di Masjid Addaulah Bogor

Bupati Bogor Janji Dasilitasi Pemakaman Kapten Afwan

Sebelumnya, Ade Yasin sempat mendatangi kediaman Kapten Afwan pada Minggu (11/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Tags:
Sriwijaya Air SJ 182Pesawat Sriwijaya Air JatuhSriwijaya AirKapten AfwanCaptain Afwan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved