Breaking News:

Terkini Nasional

Soal Rumah Sakit Covid-19 Penuh, Anies Baswedan Punya Gambaran Lain: Padahal Bukan Penuh

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanggapi soal kabar rumah sakit Covid-19 disebut banyak yang penuh.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Pemprov DKI
Gubernur Anies Baswedan mengumumkan bahwa Jakarta akan memberlakukan kembali PSBB terkait lonjakan kasus Covid di Ibu Kota. Anies Baswedan tanggapi soal kabar rumah sakit Covid-19 disebut banyak yang penuh. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanggapi soal kabar rumah sakit Covid-19 disebut banyak yang penuh.

Dilansir TribunWow.com, Anies Baswedan mengaku mempunyai gambaran lain.

Dirinya menyebut bukan rumah sakitnya yang penuh melainkan karena kapasitas untuk pasien Covid-19 terbilang sangat kecil.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (27/1/2021).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kunjungi RSUD Kramat Jati, Kamis (28/1/2021). Terbaru, Anies Baswedan mengaku menjadi lebih bersemangat menangani Covid-19 setelah merasakan sendiri jadi pasien Covid-19.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kunjungi RSUD Kramat Jati, Kamis (28/1/2021). Terbaru, Anies Baswedan mengaku menjadi lebih bersemangat menangani Covid-19 setelah merasakan sendiri jadi pasien Covid-19. (instagram/@aniesbaswedan)

Baca juga: Penjelasan Anies Baswedan soal Isu Serahkan Penanganan Covid-19 ke Pusat: Tidak Sedikitpun Bergeming

Baca juga: Lebih Peka ke Warga seusai Positif Covid-19, Anies Baswedan: Allah Lengkapkan Pengalaman Itu

Dalam kesempatan itu, Anies mulanya menyinggung soal kapasitas rumah sakit Covid-19 di Ibu Kota.

Dikatakannya bahwa keterpakaian rumah sakit di DKI Jakarta sendiri sudah melebihi batas rekomendasi dari WHO, yakni sudah terisi 86 persen.

Hanya saja menurut Anies, 24 sampai 30 persen merupakan pasien dari luar DKI.

Melihat kondisi tersebut, Anies lantas mendorong kepada semua pemerintah daerah untuk bisa mengoptimalkan rumah sakit yang ada di daerahnya.

"Beberapa waktu lalu kita mendorong agar pemerintah-pemerintah di berbagai wilayah bekerja lebih intensif dengan pemerintah pusat, untuk didukung karena pemerintah sangat membantu," ujar Anies.

Anies kemudian mencontohkan langkah yang dilakukan di Jakarta.

Ia mengaku dengan bantuan pemerintah pusat melalui gugus tugas dan Kementerian Kesehatan bisa merubah rumah sakit umum menjadi rumah sakit Covid-19.

Selain itu, juga termasuk menambah kapasitas di beberapa rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19.

Anies mengaku saat ini untuk setiap rumah sakit, terdapat 63 persen dari kapasitasnya untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Pengamat Prediksi Anies Baswedan Bakal Rugi jika Tantang Risma di 2024: Lemah Tak Punya Jabatan

"Jadi rumah sakit yang menangani Covid-19 bisa menambah tempat tidur untuk pasien Covid-19 dengan dukungan pemerintah pusat," kata Anies.

"Bila daerah-daerah memanfaatkan seperti Jakarta memanfaatkan pemerintah pusat, insyaallah warganya bila terpapar Covid-19 bisa dirawat di daerahnya."

Halaman 1/3
Tags:
Covid-19Virus CoronaAnies BaswedanDKI Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved