Terkini Daerah
Ikuti Sidang Paripurna Pakai Sarung, Bupati-Wabup Jember Terpilih Ungkap Alasannya: Biar Tahu
Ada penampilan berbeda saat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Jember terpilih mengikuti sidang paripurna.
Editor: Rekarinta Vintoko
Dia mengaku memiliki pemikiran tersendiri untuk mengatasi kegaduhan ASN yang terjadi di Pemkab Jember.
Yakni terkait adanya dualisme jabatan di Pemkab Jember.
Mulai dari jabatan berdasarkan KSOTK tahun 2016 dan KSOTK 2021.
Baca juga: Usia 18 Tahun ke Bawah Bukan Prioritas Penerima Vaksin Sinovac, IDI: Harus Mengurangi Mobilitas
Hendy menegaskan, negara ini sudah memiliki aturan yang jelas.
Untuk itu, dalam menjalakan pemerintahan, pihaknya akan mengikuti peraturan tersebut.
“Kami akan pelajari dulu aturannya, kami sesuai dengan janji kami untuk mengembalikan hak warga Jember sesuai aturan,” tutur dia.
Dia menambahkan, tak memiliki prioritas kerja di bidang tertentu.
Baginya, semua masalah yang terjadi di Jember merupakan prioritas.
Mulai dari permasalahan APBD Jember, jalan rusak, konflik di tubuh birokrasi dan lainnya.
“Semuanya prioritas kami kerjakan bersama-sama, tidak ada 100 hari kerja, harian saja,” ujar dia.
Hendy menilai, APBD merupakan urat nadi dan kunci pembangunan Jember.
Bila tidak ada APBD, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.
Untuk itu pihaknya ingin agar Jember segera memiliki APBD.
“Secepatnya, kalau bisa seminggu ya seminggu,” ujar dia.
Dia menilai kursi bupati merupakan kursi rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.