Breaking News:

Virus Corona

Di Mata Najwa, Penyintas Covid Cerita Terlantar hingga Tidur di Teras Puskesmas: Di Dalam Kosong

Seorang penyintas Covid-19, Dwi Anna Susiati, menyampaikan perjuangannya mendapatkan perawatan kepada presenter Najwa Shihab.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture YouTube Najwa Shihab
Penyintas Covid-19 Dwi Anna Susiati mengungkap pengalamannya terlantar di puskesmas, dalam Mata Najwa, Rabu (27/1/2021). 

Najwa Shihab kemudian menanyakan kondisi narasumbernya saat dirawat.

"(Selama) 16 hari itu kondisi naik turun atau seperti apa, Mas? Sempat tidak sadar juga?" tanya Najwa Shihab.

Anggun membenarkan bahwa kondisinya memburuk setelah menjalani isolasi mandiri, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Penyintas Covid-19, Anggun Wibowo dalam acara Mata Najwa, Rabu (27/1/2021).
Penyintas Covid-19, Anggun Wibowo dalam acara Mata Najwa, Rabu (27/1/2021). (YouTube/Najwa Shihab)

"Kondisinya naik turun. Waktu masuk agak parah, makanya hari kedua itu harus dipasang ventilator dan kondisinya memang ngedrop," ungkap Anggun Wibowo.

Najwa kemudian meminta Anggun menjelaskan bagaimana suasana ICU yang khusus merawat pasien Covid-19.

"Apa yang Mas Anggun ingat tentang suasana yang dirasakan yang bisa Mas Anggun gambarkan ke kami?" tanya sang presenter.

Saat mendengar pertanyaan itu, Anggun menghela napas sebelum menjawab.

"Hah," terdengar Anggun menghela napas.

"Karena memang ruangan ICU sendiri di dalam kamar sendiri, terisolasi. Bahkan untuk tenaga medis pun yang masuk harus menggunakan peralatan perlindungan lengkap," ungkapnya.

Baca juga: Soroti Syarat Penerima Vaksin Covid-19, Epidemiolog Minta Tidak Dipersulit: Janganlah Membuat Susah

Tidak hanya itu, Anggun tidak dapat secara langsung berkomunikasi dengan orang lain di luar ICU.

Satu-satunya cara menghubungi orang lain adalah melalui ponsel.

"Memang kalau di ICU kita enggak boleh berinteraksi dengan orang luar secara fisik," jelas pria 42 tahun ini.

"Kebetulan saya membawa handphone, ya itu salah satu alat komunikasi saya," terangnya.

Anggun menuturkan, dirinya hanya ditemani monitor yang berbunyi di ruangan ICU saat malam hari.

"Terutama di saat malam hari sudah tidak ada suara yang lain, itu memang terdengar hanya bunyi-bunyi dari monitor," paparnya.

"Yang saya rasakan malah kalau enggak ada suara itu, saya lebih takut lagi. Makanya buru-buru panggil perawat kalau monitornya enggak bunyi normal," tutur Anggun. (TribunWow.com/Brigitta)

Tags:
Virus CoronaCovid-19Mata NajwaNajwa ShihabPuskesmas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved