Breaking News:

Terkini Nasional

Soal Adanya Desakan Mundur ke Anies Baswedan, Ketua DPP PAN Saleh Daulay: Saya Termasuk yang Kritis

Ketua Dewan Pembina Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay tanggapi soal permintaan mundur terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Youtube/KompasTV
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Daulay dalam acara Sapa Indonesia Malam, Senin (25/1/2021). Saleh Daulay tanggapi soal desakan mundur terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Dewan Pembina Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay tanggapi soal permintaan mundur terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Permintaan mundur kepada Anies tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis.

Ali Lubis menilai Anies gagal menangani masalah pandemi dan justru meminta penanganan Covid-19 di Jakarta serta daerah penyangga diambil alih pemerintah Pusat.

Unggahan instagram/@aniesbaswedan tentang hasil tracing, Rabu (2/12/2020).
Unggahan instagram/@aniesbaswedan tentang hasil tracing, Rabu (2/12/2020). (instagram/@aniesbaswedan)

Baca juga: Ali Lubis Minta Anies Mundur, Mardani Ali: Kekurangan Anies adalah Kekurangan Partai Pengusung

Baca juga: Nasib Ketua DPC Gerindra Jaktim yang Minta Anies Mundur, Langsung Ditegur dan Disanksi Partai

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube KompasTV, Selasa (26/1/2021), Saleh Daulay mulanya mempertanyakan dasar dari desakan mundur dari Ali Lubis tersebut.

Dirinya mengatakan kurang tepat jika alasannya hanya karena Anies disebut gagal dalam menangani pandemi Covid-19.

Terlebih diakuinya bahwa persoalan Covid-19 bukan perkara yang mudah.

"Kalau soal kesalahannya terkait penanganan Covid-19, banyak orang enggak puas, bukan hanya kepada Anies Baswedan," ujar Saleh Daulay.

"Bahkan Presiden sendiri kan sering mengatakan bahwa ini tidak mudah, karena tidak mudah tentu perlu kerja keras dan butuh waktu," jelasnya.

Saleh Daulay menjelaskan jika memang ada kebijakan dari Anies yang tidak sesuai dengan yang diinginkan masyarakat ataupun DPRD maka dipersilakan dipanggil dan diberi teguran.

"Itu adalah hak politik, silakan saja, tapi kalau memakzulkan ini gaduh," ungkapnya.

"Kita dalam suasana penanganan Covid-19 jangan gaduh lah," harapnya.

Baca juga: Saksikan Jenazah Pasien Covid-19, Anies Ingatkan soal Kematian dan Kehilangan: Virus Itu Bukan Fiksi

Lebih lanjut, terkait kritikan, Saleh Daulay mengatakan tidak mempermasalahkan dan justru diperlukan.

Bahkan secara pribadi, ia mengaku juga merupakan orang yang kritis terhadap Anies.

Namun terkait upaya pemakzulan terhadap Anies, dirinya merasa kurang tepat dan dirasa tidak perlu.

Dirinya justru menantang apakah ada jaminan untuk pengganti Anies bisa lebih baik dalam penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

Halaman
12
Tags:
Saleh DaulayAnies BaswedanPartai Amanat Nasional (PAN)DKI JakartaAli Lubis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved