Terkini Daerah
Lagi Masak, Ibu Kaget Bayinya Dicekoki Miras Oplosan oleh Paman, Baru Tahu saat Petugas Datang
Peristiwa beberapa pemuda yang mencekoki seorang bayi berusi 4 bulan dengan minuman keras (miras) oplosan menjadi viral di media sosial.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Sehingga ibunya menitipkan kepada tersangka, tetapi ia tidak menduga akan diberi minuman keras," tutur Laode.
Ia menyebut kondisi si bayi saat ini cukup memprihatinkan.
Saat diamankan, bayi berusia 4 bulan itu terus menangis.
Baca juga: Pengakuan Andika yang Cekoki Miras Bayi 4 Bulan, Ketiga Temannya Turut Ditetapkan Jadi Tersangka
Laode menduga hal itu terjadi akibat efek miras yang memengaruhi tubuh si bayi.
Selain itu, kondisi kesehatan korban masih terus diperiksa.
"Untuk kondisi anaknya sendiri, pada saat kami ke rumah korban, itu sedang rewel, mungkin akibat diberikan minuman keras," kata Laode.
"Untuk kondisi kesehatannya sendiri belum bisa kami pastikan karena belum meminta keterangan lebih dalam," jelas dia.
Tidak hanya itu, korban terus-menerus menangis.
Pihak kepolisian setempat memutuskan untuk memulangkan di bayi ke rumahnya agar dapat ditangani dengan baik.
"Pada saat itu anaknya sendiri sedang nangis terus," tutur Laode.
Baca juga: Kondisi Bayi dalam Kandungan Karyawati Alfamart Colomadu yang Ditusuk Orang Tak Dikenal
"Ketika kami bawa ke kantor atau polres, langsung kami pulangkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tambah dia.
Dikutip dari Kompas.com, Laode mengungkap motif yang didapat berdasarkan hasil pemeriksaan para pelaku.
"Motifnya hanya mungkin iseng-iseng belaka, tapi dia tidak menyadari sampai viral seperti itu," kata Laode.
Keempatnya segera ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka akan dijerat Pasal 89 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.
Ketiga teman Andika ditetapkan sebagai tersangka karena berperan membiarkan peristiwa itu terjadi.
"Jadi ada dalam satu frasa pasal itu 'membiarkan' jadi yang lain juga kena, termasuk pelaku utama sudah jelas-jelas. Yang lain (karena) membiarkan peristiwa itu terjadi," terang Laode. (TribunWow.com/Brigitta)