Terkini Daerah
Tukang Batu di Karanganyar Ditemukan Tewas di Bak Mandi, Korban Terbujur Kaku Buat Geger Warga
Seorang tukang batu ditemukan tewas di dalam bak mandi berukuran 1x1 meter saat mengerjakan proyek rumah.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Seorang tukang batu ditemukan tewas di dalam bak mandi berukuran 1x1 meter saat mengerjakan proyek rumah.
Korban berinisial H (14) ditemukan dalam kondisi meringkuk di bak mandi, di Perumnas UNS V, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (17/1/2021).
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian itu pun lantas membuat geger warga sekitar.
Baca juga: AS Akhirnya Coret Perusahaan Jack Ma dari Daftar Hitam Investor, Saham Alibaba Langsung Naik
Terkait peristiwa itu, Kanit Reskrim Polsek Jaten, Ipda Suwandi angkat bicara.
Suwandi mengatakan, awalnya H memperbaiki atap yang bocor milik NB (58) pada pukul 08.00 WIB.
Sembari menggarap atap, H juga diminta untuk memperbaiki kerusakan keramik kamar mandi.
Namun tiba waktu makan siang di pukul 11.00 WIB, H tidak kembali dan saat dipanggil pemilik rumah.
Ternyata, H sudah dalam keadaan terbujur kaku tergeletak di dalam bak mandi.
Mengetahui hal tersebut, NB selaku pemilik rumah langsung menghubungi Polsek Jaten.
"Jenazah langsung kami bawa ke Puskesmas Jaten II, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata dia kepada TribunSolo.com, Minggu (17/1/2021).
Baca juga: Kata Ombudsman soal Viral Tagihan Listrik Rp 68 Juta: PLN Wajib Transparan dan Berikan Bukti Otentik
Ipda Suwandi menerangkan bahwa H meninggal akibat serangan jantung.
"Setelah diperiksa tidak adanya tanda kekerasan di sekujur tubuh, disimpulkan bahwa almarhum meninggal karena serangan jantung," ujarnya.
Setelah disaksikan oleh pihak keluarga dan tokoh masyarakat setempat bahwasanya kronologi meninggal disebabkan serangan jantung, jasadnya langsung dimakamkan di kampung halamannya.
"Setelah selesai pemeriksaan, pihak keluarga langsung memakamkan di kampung halaman," jelasnya.
Baca juga: Ganjar Pranowo Singgung Banyak Orang Takut Divaksin Covid-19, Dokter: Karena Tidak Peduli
Kuli Bangunan Tewas