Terkini Daerah
Penampakan Perahu Pindah Parkir di Ruko Imbas Ombak Besar, Curhat Nelayan Manado: Kami Bisa Apa?
Nelayan di Kecamatan Sario, Manado terpaksa memindahkan perahu mereka dari Pantai Megamas.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
"Info terkini," ucapnya.
Dalam video lain, terlihat bagaimana detik-detik air meninggi hingga melewati batas tunggul laut.
Air menggenangi jalanan yang persis berada di tepi laut.
Namun air tidak cukup tinggi, terlihat beberapa mobil masih dapat melintas dengan lancar.
Kejadian tersebut menarik perhatian warga sekitar.
Mereka menyaksikan masuknya air laut dari tepi jalanan.
"Astaga, astaga," ucap seorang pria yang merekam video.
Baca juga: Risma Tegaskan Video Pengadangan Bantuan Logistik Gempa di Sulbar Bukan Penjarahan: Mereka Kelaparan
Dikutip dari TribunManado.co.id, air laut mulai naik pada pukul 16.30 WITA.
Menurut kesaksian seorang warga, ombak semakin meninggi hingga kendaraan dilarang melintas.
"Tadinya ombak memang besar tapi masih aman," kata warga Max Tamasoleng.
"Ketika ombak sudah semakin besar dan mencapai jalan, mobil dilarang lewat di depan KFC karena air lautnya sudah sampai di McD," paparnya.
Akibat banjir rob, sejumlah toko di kawasan Megamas berhenti beroperasi.
"Toko-toko di Kawasan tutup semua, hanya rumah makan di pinggir pantai dan sebagian toko di bagian tengah yang buka," tutur Max.
"Tapi pertokoan yang terdampak langsung tidak berani buka," katanya.
Max menyebut sebelum ombak mencapai jalanan, awalnya banyak warga yang menyaksikan dari pinggir pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/nelayan-asal-kecamatan-sario-terpaksa-mengungsikan-perahu-mereka.jpg)