Breaking News:

Terkini Daerah

Orangtua dan Adik Tiri Tewas saat Longsor di Manado, Maxi Selamat karena Beda Kamar: Seperti Guntur

Seorang anggota keluarga korban longsor di Perkamil, Paal Dua, Manado mengungkap kesaksian saat musibah itu terjadi pada Sabtu (16/1/2021).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TribunManado.co.id/Fistel Mukuan
Maxi, salah satu anak dari korban laki-laki yang meninggal karena tertimpa longsor, Sabtu (16/1/2021) di Perkamil, Paal Dua, Manado. 

"Saya heran baru sekarang hujan lalu kami semua tidur, padahal biasanya tidak karena kami sudah tahu di belakang rumah rawan longsor," tutur Maxi.

Alat berat yang digunakan untuk evakuasi korban tertimbun longsor di Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sabtu (16/1/2021).
Alat berat yang digunakan untuk evakuasi korban tertimbun longsor di Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sabtu (16/1/2021). (Basarnas Manado)

Baca juga: Tangis Anak Polisi Kifni Kawulur Korban Tewas Longsor di Manado: Ayah Saya Lapar, Buatkan Telur

Diketahui di Kelurahan Perkamil sendiri longsor memakan 4 korban jiwa.

Selain tiga orang yang merupakan satu keluarga, korban lainnya adalah anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Kifni Kawulur (48).

Hal ini dikonfirmasi Kepala Lingkungan V Kelurahan Perkamil, Grace Tabaluyan.

"Satu korban lainnya adalah seorang anggota kepolisian bernama Aiptu Kifni Kawulur warga Aspol Perkamil yang juga tertimbun longsor," kata Tabaluyan.

Sementara itu terjadi pula longsor di titik lain, yakni di Kecamatan Malalayang.

Di lokasi tersebut ada dua korban longsor.

Seorang di antaranya telah ditemukan Basarnas Manado, yakni Meini Pondaag.

Satu lagi adalah San Hasan yang sedang dicari tim Basarnas.

Menurut Kapolsek Tikala AKP Emilda Sonu ada dua unit rumah yang rusak akibat longsor.

"Akibat longsor tersebut dua unit rumah yang rusak, dan terdapat tiga orang korban meninggal dunia yang tertimbun," kata Emilda.

Ia mengungkapkan kronologi kejadian longsor yang menewaskan korban.

"Kronologi menurut saksi, awalnya sekitar pukul 14.30 Wita, kemudian terjadi tanah longsor bertempat di rumah Grace Tabalujan," papar Emilda.

"Reruntuhan tersebut menimpa rumah Jems Sanjaya Di saat itu ketiga korban sedang dalam keadaan tertidur," jelasnya.

(TribunWow.com/Brigitta)

Artikel ini diolah dari TribunManado.co.id dengan judul Keluarganya Jadi Korban Longsor di Perkamil, Maxi: Saya Heran Baru Sekarang Hujan Kami Semua Tidur dan Longsor di Manado, 6 Orang Jadi Korban, 5 Meninggal 1 Masih Dalam Pencarian.

Tags:
Banjir dan longsor di ManadoLongsorManadoBanjir
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved