Gempa Bumi Guncang Sulawesi Barat
Pemprov Sulawesi Selatan Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Majene, Dikirim lewat Kapal Perang TNI
Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan Kerahkan 2 Kapal Perang TNI untuk Salurkan Bantuan pada Korban Gempa di Sulbar, Jumat (15/01/2021).
Penulis: Ulfa Larasati
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pemerintan Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengirimkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/01/2021).
Menurut keterangan dari Wakil Gubernur Sulses, Andi Sudirman Sulaiman, bantuan dari Pemprov Sulsel akan disalurkan menggunakan kapal perang TNI.
"Kita saling membantu korban terdampak bencana gempa," kata Andi.
Baca juga: Hotel, RS, hingga Gedung Kementerian Keuangan Rusak saat Gempa Sulbar, Paling Parah Kantor Gubernur
Bantuan yang akan diberikan Pemprov Sulsel berupa kebutuhan pokok sudah disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk warga yang terdampak.
Tidak hanya itu, pihak Andi juga mengerahkan relawan untuk membantu korban gempa bumi.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, kapal yang akan dikerahkan untuk menyalurkan bantuan adalah KRI Teluk Ende dan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mamuju II-6-64.
Baca juga: UPDATE Terbaru Gempa di Sulbar, 27 Orang Ditemukan Meninggal Dunia, 18 di Antaranya di Mamuju
Baca juga: Soal Gempa di Sulbar, Jokowi Ucap Duka Mendalam: Masyarakat Tetap Tenang dan Ikuti Petunjuk Petugas
Awalnya, kapal TNI tersebut akan digunakan untuk upacara tabur bunga untuk memperingati Hari Dharma Samudera Tahun 2021.
Namun dialihkan untuk agenda kemanusiaan setelah mendapat kabar bahwa Sulawesi Barat diguncang gempa susulan berskala bersar.
"Upacara dibatalkan dan saat ini kami berkonsentrasi untuk membantu para korban bencana gempa yang terjadi kemarin dan dini hari tadi," kata Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari.
Kapal pengangkut bantuan korban gempa berangkat usai salat Jumat dan akan menempuh waktu 10 jam untuk sampai di Mamuju, Sulawesi Barat.
Sebelumnya diketahui telah terjadi bencana gempa bumi susulan berskala 6,2 SR yang melanda Majene, Sulawesi Barat Jumat (15/01/2021), sekira pukul 01.20 WITA.
Gempa tersebut telah membuat beberapa bangunan rusak berat termasuk gedung pemerintahan, hotel, serta puskesmas.
Sementara itu, hingga saat ini tercatat korban jiwa berjumlah 8 orang meninggal, 637 orang luka-luka dan 16.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPDB Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar bekerjasama menyiapkan tempat evakuasi bagi warga yang mengungsi.
Saat ini korban bencana gempa bumi masih membutuhkan sejumlah barang yang bersifat mendesak.