Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Menangis Kenang Syekh Ali Jaber yang Meninggal Dunia, Ustaz Yusuf Mansur: Insyaallah Beliau Syahid
Duka mendalam dirasakan masayakat Indonesia, termasuk pendakwah ustaz Yusuf Mansur atas meninggalnya ulama Syekh Ali Jaber.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Duka mendalam dirasakan masayakat Indonesia, termasuk pendakwah ustaz Yusuf Mansur atas meninggalnya ulama Syekh Ali Jaber.
Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021).
Syekh Ali Jaber wafat pukul 8.30 WIB Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih.
Baca juga: Ungkapan Duka Cita Habib Abdurrahman atas Meninggalnya Syekh Ali Jaber: Kita Ikhlaskan Beliau
Melalui akun Instagram pribadinya, @yusufmansurnew mengungkapkan kesedihannya atas kepergian almarhum.
"Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji'uun, Indonesia berdua, Syekh Ali berpulang ke rahmatullah jam 8.30 pagi tadi.
Insha Allah beliau syahid," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.
Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan positif Covid-19 sejak akhir Desember 2020.
Kondisinya sempat dikabarkan membaik beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan IG TV-nya, Ustaz Yusuf Mansur, selama menjalani perawatan intensif, Syekh Ali sempat menggunakan ventilator lebih dari dua pekan.
Sambil menahan tangis, Ustaz Yusuf Mansur menceritakan kondisi almarhum sebelum meninggal dunia.
"Kurang lebih 17 hari diventilator. Semalam dikabarin oleh Ustaz Iskandar dan dokter bahwa Syekh Ali kritis."
"Saya juga sebar permohonan doa pada para ustaz dan ustazah, kyai, ulama, Aa GYM, temen-temen Gus-gus nusantara."
"Syekh Ali kritis, tolong didoain, udah dipasangi alat jantung dan lain sebagainya," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur juga mengenang kembali perjuangan Syekh Ali yang rela pindah dari Madinah hingga berganti kewarganegaraan.
"Kita kehilangan ahli Quran, pejuang Quran, meninggalkan negaranya untuk Indonesia, mau pindah kewarganegaraan, mudah-mudahan syahid," lanjut Ustaz Yusuf Mansur.
Lebih lanjut, ia mengimbau masjid dan pesantren-pesantren untuk melaksanakan salat ghaib.
"Mohon disalatkan ghaib, di masjiid-masjid, mushola-mushola, pesantren yang masih ada santri," pungkas Ustaz Yusuf Mansur.
Baca juga: Profil Syekh Ali Jaber, Ulama Asal Madinah yang Bercita-cita Jadi Pendakwah sejak Kecil
Meninggal dalam Keadaan Negatif Covid-19
Dikutip dari unggahan Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, almarhum meninggal dalam keadaan negatif Covid-19.
"Bismillah, Walhamdulillah..
إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا
Telah Wafat Guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber)
Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021 1 Jumadil Akhir 1442 H
Jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid.
Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya.
Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau.
Semoga diterima segala amal shaleh beliau.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ
Do'akan Syekh Ali ya..
Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Hormat Kami,
Habib Abdurrahman Alhabsyi
(Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber)," tulis akun @yayasan.syekhalijaber dalam unggahannya.

Kondisi Terakhir
Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib A Rahman Alhabsyi sempat mengabarkan kondisi terkini Syekh Ali Jaber.
Kabar terbaru Syekh Ali Jaber disampaikan kerabatnya itu melalui tayangan YouTube Cumi Cumi pada Kamis (7/1/2021).
Habib A Rahman Alhabsyi membantah kondisi Syekh Ali Jaber yang sempat dikabarkan kritis.
"Salah besar kalau ada informasi yang beredar mengatakan beliau kritis, karena tim medis tidak pernah mengabarkan Syekh Ali kritis," ungkap Habib A Rahman Alhabsyi.
Ia tak menampik jika Syekh Ali memang dirawat di ICU untuk penanganan yang lebih maksimal.
"Tapi memang diistirahatkan untuk penanganan yang lebih maksimal. Alhamdulillah dari hari ke hari, informasi yang kami dapat progresnya membaik dan terus membaik."
"Gangguan di paru-parunya Alhamdulillah sudah teratasi, kalau dihitung sudah hampir seminggu."
"Dari awal masuk masih di perawatan, kalau tidak salah sehari dua hari kemudian dilihat perkembangannya."
"Kemudian akhirnya diambillah keputusan untuk dibawa ke ICU agar lebih intensif, lebih maksimal penanganannya," tambahnya.
Habib A Rahman Alhabsyi juga menyampaikan terima kasih kepada tim dokter yang berusaha keras 24 jam stand by demi kesembuhan Syekh Ali Jaber.
"Saya sangat berterimakasih dan bersyukur atas nama Yayasan Syekh Ali Jabar, atas nama keluarga, kepada pihak dokter yang Masyaallah sangat bahu-membahu, dan 24 jam mereka berusaha keras untuk penyembuhan Syekh Ali Jaber," ucap Habib A Rahman Alhabsyi.
Disebutkan Habib A Rahman Alhabsyi, Syekh Ali Jaber memiliki kegiatan yang cukup padat sehingga tidak bisa mengetahui tertular dari siapa.
"Syekh Ali ini kan aktivitasnya cukup padat, jadwal ceramah beliau itu selama tahun 2020 itu ada program dakwah di 1.000 titik dan alhamdulillah tercapai program dakwah di seribu titik."
"Kita tidak bisa meraba-raba di mana kenanya karena Syekh Ali ini kan yang berjumpa dengan beliau banyak, yang mengunjungi beliau juga banyak," cerita Habib A Rahman Alhabsyi.
Namun selama menjalankan dakwah, Syekh Ali Jaber tetap berusaha menjalankan protokol kesehatan.
Bahkan diceritakan Habib A Rahman Alhabsyi, Syekh Ali pernah mendatangi undangan pengajian yang sangat banyak jemaah tapi hanya mengucapkan salam, bertanya kabar, mendoakan, lalu pulang.
"Selama ini Syekh Ali tetap berusaha untuk patuh tentang protokol kesehatan."
"Bahkan ada kejadian yang menarik, pernah ada undangan pengajian di suatu daerah, kemudian jemaah yang menyambutnya banyak sekali."
"Sampai di tempat tersebut, Syekh Ali sempat mengucapkan salam terus tanya apa kabar terus mendoakan langsung pulang."
"Ini terlalu banyak yang hadir, ini tidak sesuai dengan protokol kesehatan beliau tidak mau ceramah," tutupnya.
(Tribunnews.com/ Dipta / Sinatrya Tyas)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Syekh Ali Jaber Wafat, Ustaz Yusuf Mansur: Insha Allah Beliau Syahid