Terkini Daerah
Wanita di Aceh Tewas seusai Diperkosa dalam Kondisi Tangan dan Mulut Diikat Pakai Kain
Nasib nahas menimpa seorang wanita dengan gangguan mental yang tewas seusai dirudapaksa oleh orang tak dikenal dalam kondisi tangan dan mulut diikat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Nasib nahas dialami oleh ZBI, seorang wanita berusia 59 tahun yang ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan mulut terikat.
Korban ditemukan tewas di rumahnya, di Kemukiman Tijue, Pidie, Aceh, pada Senin (11/1/2021) kemarin.
Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, korban diduga mengalami tindakan asusila dalam kondisi terikat kain.

Baca juga: Seusai Bunuh Tetangganya, Pria di NTT Kabur sambil Bawa Kepala Korban Pakai Jaket: Saya Dendam
Dikutip dari Serambinews.com, korban diduga meninggal seusai diperkosa.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra kepada Serambinews.com, Selasa (12/1/2021).
"Diduga korban meninggal karena diperkosa," kata Ferdian.
Sejumlah bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) menguatkan dugaan bahwa korban tewas seusai diperkosa oleh pelaku yang sampai saat ini masih belum diketahui.
"Termasuk pula celana dalam (CD) korban yang ditemukan ada bercak darah dan sperma," kata Ferdian.
Ikatan pada mulut dan tangan korban diduga sengaja dilakukan pelaku agar mudah merudapaksa korban yang mengalami gangguan mental.
Penyelidikan masih terus dilakukan di TKP.
Baca juga: Kepala Desa Berfoya-foya dan Sewa PSK dengan Dana Bantuan Covid-19, Uang Rp 187 Juta Tak Disalurkan
Jenazah Terbujur Kaku
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya yakni Zahratul Bararah (29), pada Senin lalu sekira pukul 11.00 WIB.
Saat ditemukan, jasad korban sudah terbujur kaku di rumahnya dalam kondisi tangan dan mulut terikat.
Waktu pembunuhan diduga terjadi sekira pukul 04.00 WIB dini hari.
Baca juga: Pengakuan Predator Seks Anak di Wonogiri: Saya Dulu juga Pernah Jadi Korban dan Diancam Pelaku
Korban biasanya setiap pagi selalu sarapan di rumah keponakannya.