Terkini Daerah
Bunuh Tetangga Pakai Parang karena Curiga Istrinya Diracun, Pelaku Sembunyikan Kepala Korban di Gua
Nasib naas dialami Julius Benu, warga Desa Oeekam, Kecamatan Noebeba, Timor Tengah Selatan ( TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT).
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Nasib naas dialami Julius Benu, warga Desa Oeekam, Kecamatan Noebeba, Timor Tengah Selatan ( TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT).
Pasalnya, ia ditebas tetangganya sendiri berinisial MF (61) dengan sebilah parang hingga tewas.
"Korban ditebas menggunakan parang hingga leher putus. Kejadiannya tanggal 9 Januari 2021 dan baru terungkap tanggal 10 Januari 2021 kemarin," kata Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka RA Bahtera kepada Kompas.com, Selasa (12/1/2021) pagi.
Baca juga: Update Kasus Pembunuhan Yuliana di Hotel di Palembang, Motif Pelaku Diduga karena Ucapan Korban
Baca juga: Kisruh Harta Warisan, Teddy Pardiyana Ungkit Tuduhan Pembunuhan Lina Jubaedah: Saya Gak Nuntut Balik
Diceritakan Bahtera, saat kejadian itu pelaku menemui korban di sebuah kebun di Hausisi desa setempat.
Dalam pertemuan itu, korban sempat diajak ngobrol oleh pelaku dan berbincang berbagai hal.
Tapi tak berselang lama, pelaku mengeluarkan parang dan langsung menebas leher korban hingga putus.
Untuk menghilangkan jejak itu, kepala korban lalu dibawa pelaku dan disembunyikan di sebuah gua.
Sedangkan tubuhnya dibiarkan tergeletak di lokasi kejadian.
"Setelah membunuh korban, pelaku sempat menginap semalam di rumah keluarganya," ungkap Bahtera.
Pelaku Ditangkap
Kasus pembunuhan itu terungkap setelah jenazah korban ditemukan warga pada keesokan harinya dan dilaporkan kepada polisi.
Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pendalaman penyelidikan.
Baca juga: Kisah Tim Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182, Tidur di Lantai Kapal hingga Hadapi Cuaca Ekstrem
Dari keterangan saksi dan bukti yang dikumpulkan, identitas pelaku akhirnya berhasil diungkap polisi dan langsung dilakukan upaya penangkapan.
"Pelaku awalnya sempat berkelit. Namun setelah ditunjukkan sejumlah bukti dan keterangan sejumlah saksi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya," kata Bahtera.
Baca juga: Video Suasana Pesawat Sriwijaya Air sebelum Take Off Dikirim Orangtua Sri: Setelah Itu Tak Ada Kabar
Selain mengakui perbuatannya, pelaku juga menunjukan lokasi kepala korban yang disembunyikan di dalam gua.