Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Terduga Pembunuh Wanita Hamil: Sehari-hari Ngemis, Sempat Coba Habisi Pria Lain Siang Harinya

Pembunuhan terjadi terhadap gadis remaja bernama Fitriani (17) di masjid Al-Badar, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Pembunuhan. Pembunuhan terjadi terhadap gadis remaja bernama Fitriani (17) di masjid Al-Badar, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal. 

TRIBUNWOW.COM - Pembunuhan terjadi terhadap gadis remaja bernama Fitriani (17) di masjid Al-Badar, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal.

Dilansir TribunWow.com, peristiwa itu terjadi pada Selasa(5/1/2021) sekitar pukul 21.30 WIB.

Diduga Fitriani dibunuh oleh kekasihnya, Ario alias Puntung.

Suasana sekitar TKP penemuan mayat gadis 17 tahun yang hamil 3 bulan, diduga dibunuh pacarnya, Kamis (7/1/2021).
Suasana sekitar TKP penemuan mayat gadis 17 tahun yang hamil 3 bulan, diduga dibunuh pacarnya, Kamis (7/1/2021). (Capture YouTube Tribun Medan)

Baca juga: Sebulan Lagi Menikah, Anggota DPRD di Pematangsiantar Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Ario diketahui sehari-hari menjadi pengemis.

Meskipun begitu, kepolisian setempat masih mengonfirmasi keterlibatan Ario dalam pembunuhan ini.

Terungkap kemudian Ario diduga mencoba membunuh seorang pria bernama Manalu di Medan Baru pada hari yang sama dengan pembunuhan Fitriani.

Menurut Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, hal itu diketahui setelah polisi memeriksa sejumlah saksi.

"Kita telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk saksi hidup percobaan pembunuhan yang dilakukan pelaku," ungkap Yasir Ahmadi, dikutip dari Tribun-Medan.com, Jumat (8/1/2021).

"Keduanya diduga dilakukan pelaku yang sama di satu hari yang sama," katanya.

Ia diduga melakukan percobaan pembunuhan pada Selasa siang karena merasa cemburu.

Motif percobaan pembunuhan tersebut adalah Manalu dekat dengan Fitriani di depan showroom di Jalan Nibung Raya, Medan Baru.

Akibat serangan itu, kondisi Manalu kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Mertua-Menantu Terduga Teroris di Makassar Hendak Beraksi Bom Bunuh Diri, Densus 88: Kumpulkan Orang

Setelah melakukan percobaan pembunuhan, Ario menemui Fitriani ke masjid di Sei Sikambing B, Medan Sunggal.

Pada malam harinya Fitriani ditemukan tewas dengan lima luka tusuk di dadanya.

Dalam kesempatan yang sama, Yasir mengungkapkan Fitriani dalam kondisi hamil saat dibunuh.

"Hasil autopsi memang kita mendapatkan satu orok bayi dalam tubuh si perempuan diduga berumur 3 sampai 4 bulan," kata Yasir.

Sementara ini polisi sedang memeriksa rekaman CCTV dan beberapa saksi.

Ia menyebut sudah ada dugaan terkait pelaku pembunuhan itu.

"Ada 3 orang saksi yang diperiksa, berikut saksi korban yang masih hidup yang ada di wilayah hukum polsek lain yang kita duga pelaku yang sama di satu hari yang sama," papar Yasir.

"CCTV sudah ambil rekaman di sekitar TKP masjid," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mendalami keterlibatan Ario dalam peristiwa pembunuhan sadis itu.

"Kita sudah ketahui dan menduga ada yang kita curigai saat ini masih kita lakukan pendalaman dan penyelidikan," kata Yasir.

Kesaksian Tetangga: Waktu Itu Hujan Tidak Ada yang Keluar

Rina, seorang ibu warga Jalan Medan-Binjai, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal, mengungkapkan kesaksian terkait pembunuhan Fitriani (17).

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkap dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Medan, Jumat (8/1/2021).

Korban dikabarkan tengah hamil tiga bulan saat ditemukan tewas dengan luka tusuk di halaman masjid Al-Badar, dekat Mako Kodam I/BB, Selasa (5/1/2021) lalu.

Baca juga: Sebulan Lagi Menikah, Anggota DPRD di Pematangsiantar Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Fitriani adalah warga asal Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireun, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Rina mengungkap peristiwa sadis itu baru diketahui saat ada tim kepolisian datang ke kawasan tersebut.

"Diperiksalah di situ, difoto-foto," kata Rina.

Saat jenazah korban dibalik, tampak sejumlah luka tusukan di tubuh bagian depan.

"Pas dibalik baru tampak dicucuk-cucuk (tusuk), kalau pertamanya enggak," ungkap Rina.

Korban bahkan sempat dikira tewas karena Virus Corona.

Pasalnya tidak banyak darah yang ditemukan di sekitar jenazah korban.

"Bajunya berdarah, tapi enggak banyak. Darahnya sedikit," tutur Rina.

Rina membenarkan informasi bahwa Fitriani tengah berpacaran seorang pria bernama Ario Alias Puntung.

Keduanya juga tinggal di indekos yang sama, yakni di Gang Nuri Sei Sekambing B.

Diduga Fitriani meminta pertanggungjawaban kepada pacarnya karena sedang hamil.

"Kata orang pacaran, dibilang sudah hamil tiga bulan. Katanya dia minta tanggung jawab," ungkap Rina.

Baca juga: Fakta Wanita 17 Tahun Tewas di Pekarangan Masjid, Ditikam dalam Kondisi Hamil, Terekam CCTV

Rina menuturkan peristiwa terjadi kurang lebih sekitar pukul 21.30 WIB.

Suasana sekitar perkampungan itu terang, tetapi karena hujan tidak ada yang mendengar peristiwa pembunuhan itu.

"Terang, tapi enggak ada suara karena hujan gerimis itu, enggak ada yang keluar," jelas Rina. (TribunWow.com/Brigitta)

Sebagian artikel ini diolah dari Tribun-Medan.com dengan judul Gadis 17 Tahun Sedang Hamil 3 Bulan, Tewas dengan Luka Tusukan di Dada Saat Minta Pertanggungjawaban dan Sebelum Membunuh Fitriani, Pelaku Sempat Coba Bunuh Pria yang Dekat dengan Korban.

Tags:
PembunuhanWanita HamilPengemisMedanTribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved