Breaking News:

Terkini Daerah

Biasa Dapat Rp 50.000 Per Hari, Pemulung Mengaku Tak Betah Dipindah Risma ke Balai Rehab: Dikurung

Seorang pemulung merasa kemerdekaannya telah direnggut setelah dipindahkan Mensos Risma ke balai rehabilitasi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
dok. Kemensos
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini berhasil mengajak tiga orang yang masuk sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraaan Sosial (PPKS) untuk tinggal sementara waktu di balai milik Kementerian Sosial RI, Rabu (6/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan blusukan ke sejumlah daerah di Jakarta menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Risma menyambangi orang-orang pinggiran seperti pemulung lalu memindahkan mereka ke tempat yang lebih layak, satu di antaranya adalah balai rehabilitasi yang dimiliki Kementerian Sosial (Kemensos).

Namun seorang pemulung yang dipindahkan oleh Risma ke balai rehabilitasi justru mengaku tidak betah, bahkan merasa dikurung.

Kastubi (69) saat ditemui di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur Bekasi, Kamis (7/1/2021).
Kastubi (69) saat ditemui di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur Bekasi, Kamis (7/1/2021). (Walda Marison via Kompas.com)

Baca juga: Ridwan Saidi Tak Percaya Risma Temukan Tunawisma di Sudirman-Tamrin: Pakai Rasio Dong

Dikutip dari Kompas.com, pengakuan itu diceritakan oleh seorang pemulung bernama Katsubi (69).

Katsubi yang ditemui Risma, kini telah menempati Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur Bekasi.

Ia merasa tak betah tinggal di balai rehabilitasi karena sudah terbiasa beraktivitas di luar ruangan.

Selama tinggal di dalam balai rehabilitasi, Katsubi mengaku jadi jarang beraktivitas.

"Ya kalau pesan saya kalau tugas, tugas lah yang bagus. Kalau orang dikurung-kurung begini kurang bebas, kemerdekaan itu hilang. Biasa dijalan sih ya," kata Kastubi, Kamis (7/1/2021).

Katsubi mengatakan, ia telah bertahun-tahun menjalani profesi memulung di Ibu Kota.

Sehari-hari ia biasa beraktivitas di sekitar kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

"Kalau kita lagi bawa karung gini datang orang-orang dermawan bawa mobil ngasih Rp 20.000, kadang Rp 50.000," jelas Kastubi.

Katsubi yang tinggal sendirian di Jakarta mengaku bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Sebelum dipindahkan oleh Risma ke balai rehabilitasi, Katsubi mengaku saat itu ia sedang tidur saat didatangi oleh sang Menteri Sosial.

"Dia (Risma) bilang 'sudah Pak tinggal di rumah saya saja'. Ternyata rumahnya di sini (balai)," kata Kastubi.

Katsubi dan beberapa penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) kini menempati balai rehabilitasi.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Tri RismahariniJakartaPemulungMenteri SosialJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved