Breaking News:

Terkini Daerah

Beri Keterangan Palsu, Ayah Korbankan Anaknya jadi Tersangka Kecelakaan Maut: Tanggungjawab Akhirat

Safik (65) seorang tauke kopi menabrak dua bocah hingga tewas. Hola (4) dan Natasya (4) menjadi korban Safik saat mengendarai mobil.

Sripo/ Alan Nopriansyah
Safik, tauke kopi yang menabrak dua bocah di OKU Selatan, Senin (4/1) pukul 10.00 WIB, diamankan Polres OKU Selatan. 

TRIBUNWOW.COM - Safik (65) seorang tauke kopi menabrak dua bocah hingga tewas.

Hola (4) dan Natasya (4) menjadi korban Safik saat mengendarai mobil.

Namun,  Safik mengorbankan anaknya, Ahsan (37), sebagai pelaku yang menabrak bocah hingga tewas.

Baca juga: Penerima Vaksin Covid-19 Dianjurkan Tak Langsung Pulang setelah Disuntik, Ini Alasannya

Padahal, Safiklah yang mengemudikan mobil dan menewaskan bocah itu, Senin (4/1/2021) pukul 10.00 WIB.

Kedua korban adalah warga Gedung Baru, Ogan Komering Ulu OKU Selatan.

Polisi pun menangkap dua pria yang terlibat dalam tabrak lari itu.

Mulanya Ahsan memberikan keterangan, dirinya mengemudikan mobil waktu menabrak dua bocah itu.

Padahal yang mengemudikan mobil itu adalah ayah kandungnya yaitu Safik.

Baca juga: Presiden Jokowi Jadi yang Pertama, Ini Daftar 3 Kelompok Penerima Vaksinasi Covid-19 Perdana

Ahsan sebagai anak tertua dari Safik bermaksud mempertanggungjawabkan perbuatan ayahnya.

Berharap ayahnya dibebaskan oleh kepolisian Polres OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Safik sehari-hari menjalankan usaha sebagai tauke kopi di Desa Serumpun Jaya, yang kerap melintas di lokasi kecelakaan.

Ternyata terungkap, alasan Safik minta digantikan oleh Putra Sulungnya karena telah berusia lanjut.

"Kan aku sudah tua, usia sudah lanjut, kalau misalkan bisa diganti maksud saya dia yang jalan hukuman saya dan dia (anak saya) mau,"ujar Safik, Kamis (7/1/2020).

Safik mengatakan keputusan tersebut setelah melakukan musyawarah secara keluarga tanpa paksaan terhadap anaknya ditambah lagi Safik kerap sakit-sakitan.

Baca juga: Polisi Ungkap Obrolan dengan Habib Rizieq Shihab: Sama Dokter Diberi Oksigen, Dia Tidak Mau

"Kita bermusyawarah termasuk dengan Ahsan, terkait bagaimana kalau dia menggantikan posisi aku karena aku sudah tua mana penyakitan," terang dia.

Pasca terungkap, Safik pasrah dan mengaku siap menjalani hukuman diadili dan dipenjara yang sementara ini telah ditahan oleh Mapolres OKU Selatan.

"Aku tanggung jawab, aku tanggung jawab dunia dan akherat," ujarnya dengan tegar.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Wakapolres Kompol MP Nasution mengatakan, pasca melakukan introgasi mengetahui pelaku sebenarnya adalah Safik.

Polisi kini telah membebaskan Ahsan diperbolehkan pulang.

Baca juga: Jawab Tudingan Pemulung Settingan, Mensos Risma Ungkap Kebiasaannya: Saya Lakukan sejak PNS

"Tersangka Safik telah mengakui bahwa dia adalah pelakunya, maka kita telah membebaskan Ahsan anak dari tersangka,"ujar Kompol MP Nasution, Kamis (7/1/2021)

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved