Terkini Nasional
Risma Blusukan, Pengamat Teringat Ucapan Jokowi sebelum Jadi Gubernur DKI: Manuver Semakin Kencang
Pengamat Politik, Ujang Komarudin menganggap Menteri Sosial Tri Rismaharini tengah memersiapkan diri menuju Pilkada DKI Jakata 2022.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik, Ujang Komarudin menganggap Menteri Sosial Tri Rismaharini tengah memersiapkan diri menuju Pilkada DKI Jakata 2022.
Tak hanya itu, ia juga menduga Risma bakal mencalonkan diri di Pilpres 2024.
Pengamat Politik, Ujang Komarudin menganggap Menteri Sosial Tri Rismaharini tengah memersiapkan diri menuju Pilkada DKI Jakata 2022.
Dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Kamis (7/1/2021), Ujang menyayangkan langkah Risma blusukan di DKI Jakarta.

Baca juga: Jadi Menteri, Risma Disebut bakal Maju di Pilpres 2024, Refly Harun: Pesaing Berat Anies Baswedan
Baca juga: Risma Blusukan, Refly Harun Sebut Tak Cuma Gubernur DKI yang Malu, tapi Juga Jokowi: Saingi Anies
Menurut dia, Risma seharusnya tak sendirian melakukan blusukan.
"Kan alangkah lebih elegan, lebih cantik, lebih indah ketika bisa bekerja bersama-sama," ujar Ujang.
"Bukan mementingkan ego pribadi."
"Jadi kalau kita bekerja demi bangsa dan negara untuk impelementasi visi misi presiden ya bersama-sama."
"Ajak gubernurnya, ajak wali kotanya, ajak camatnya, lurahnya untuk sama-sama blusukan," lanjutnya.
Karena itulah, Ujang melihat ada unsur politis di balik blusukan Risma di DKI.
Ia pun langsung menyinggung soal Polkada DKI 2022 hingga Pilpres 2024 mendatang.
"Melihat, langsung dikatakan, langsung dieksekusi," kata Ujang.
"Sebenarnya nilai politisnya di situ."
"Nanti lihat saja bagimana manuver ini semakin kencang untuk persiapan 2022 atau 2024 nanti."
Baca juga: Sebut Blusukan Risma sebagai Manuver Politik, Pengamat: Bisa Didukung Menjadi Gubernur DKI di 2022
Baca juga: Mensos Risma Dituduh Pencitraan Gara-gara Blusukan, Pengamat: Enggak Salah, Mereka Cuma Bosan Saja
Terkait hal itu, Ujang kembali teringat saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.