Terkini Nasional
Ungkap Dampak Buruk Laporkan Ahok ke Polisi soal Penistaan Agama, Haikal Hassan: Hancur Lebur
Juru Bicara Presidium Alumni 212, Haikal Hassan mengaku bisnisnya hancur lebur seusai ia melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke polisi.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Presidium Alumni 212, Haikal Hassan mengaku bisnisnya hancur lebur seusai ia melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke polisi.
Sebelumnya, Ahok pernah dibui setelah disebut melakukan penistaan agama.
Terkait hal itu, Haikal Hassan lantas menceritakan kerugian yang dialaminya.
Dalam kanal YouTube Fadli Zon Official, Rabu (6/1/2020), Haikal menyebut sejumlah kontrak pekerjaan tiba-tiba dibatalkan.

Baca juga: Anggap Sebagian Orang Tepuk Tangan FPI Dilarang, Refly Harun: Jangan Terkesan Praktik Suka-suka
Baca juga: Ngaku Tak Pernah Jelekkan Jokowi, Haikal Hassan Janjikan Uang Rp 1 M: Lebih Hina yang Ngatain
Ia pun mengaku tak tahu alasan pasti pembatalan kontrak tersebut.
Namun, Haikal memastikan kontrak tersebut dibatalkan seusai ia memenjarakan Ahok.
"Yang saya sampai sekarang masih aneh, kenapa kontrak-kontrak saya dibatalin setelah itu?," ujar Haikal.
"Jadi tadinya udah banyak kontrak?," sahut Fadli Zon.
Menurut Haikal, kala itu kontrak yang dibatalkan bahkan berjangka panjang dan ditulis di atas materai.
Menanggapi hal itu, Fadli Zon justru menyinggung radikalisme.
Baca juga: Haikal Hassan Batal Diperiksa soal Ngaku Mimpi Rasul, Polisi: Demi Keamanan
"Wah ada Bang, jangka panjang, bermaterai, saya enggak usah sebut deh perusahaan apa," jelas Haikal.
"Bermaterai jangka panjang, dibatalin sepihak langsung."
"Apa karena dianggap mungkin radikal?," sahut Fadli Zon.
Menurut Haikal, tuduhan tersebut tak ada hubungannya dengan bisnis yang dijalaninya.
Tak cuma dibatalkan, Haikal menyebut dirinya pun tak mendapatkan kompensasi terkait kontrak tersebut.