Breaking News:

Vaksin Covid

Penggunaan Darurat Global Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech Akhirnya Disetujui WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech.

Tayang:
Editor: Lailatun Niqmah
AFP
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Pembuat obat Pfizer mengumumkan bahwa vaksin yang diproduksinya besama produsen obat BioNTech sangat efektif menangkal Covid-19 pada Senin (9/11/2020). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech. 

TRIBUNWOW.COM - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech.

Efikasi vaksin Pfizer yang dikembangkan bersama mitra perusahaan biotek asal Jerman, BioNTech mencapai tingkat kemanjuran yang mendekati 100 persen.

Menariknya lagi, vaksin untuk mencegah infeksi Virus Corona tersebut dikembangkan dengan teknologi baru berbasis messenger RNA (mRNA).

Baca juga: Berikut Ini 7 Jenis Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan di Indonesia, Terbaru Ada Novavax

Dilansir dari Deutsche Welle (DW), Jumat (1/1/2021), WHO telah memberikan validasi penggunaan darurat pertama untuk vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech.

Dengan demikian, validasi penggunaan darurat vaksin corona tersebut akan memungkinkan negara untuk mempercepat persetujuan peraturan.

Validasi penggunaan darurat vaksin tersebut disampaikan WHO pada Kamis (31/12/2020) lalu.

Keputusan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti negara-negara yang memungkinkan untuk segera menyetujui impor dan distribusi vaksin Covid-19 bagi masyarakat.

Vaksin Pfizer adalah yang pertama mendapatkan persetujuan penggunaan darurat dari badan kesehatan global.

"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin Covid-19."

"Tetapi saya ingin menekankan perlunya upaya global yang lebih besar untuk mencapai pasokan vaksin yang cukup untuk memenuhi populasi prioritas di mana pun," kata asisten direktur umum WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan, Dr. Mariangela Simao.

Lebih lanjut, Dr Simao mengatakan WHO dan para mitra bekerja siang dan malam untuk mengevaluasi vaksin lain yang telah mencapai standar keamanan dan kemanjuran.

Baca juga: Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Lansia Belum Pasti, Menkes Ungkap Alasannya: Sesudah Ada Konfirmasi

"Kami mendorong lebih banyak lagi pengembang untuk maju guna meninjau dan menilai."

"Sangat penting bagi kami untuk mengamankan pasokan penting yang diperlukan untuk melayano semua negara di dunia dan membendung pandemi," jelas Dr Simao.

Disamping itu, WHO juga terlibat dalam pendistribusian vaksin Virus Corona ke negara-negara miskin.

Uni Eropa (UE) telah mempermudah prosedur untuk produk vaksin Pfizer-BioNTech. Hal ini untuk memungkinkan negara anggota UE dapat memulai kampanye vaksinasi Covid-19 massal bagi warganya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
Vaksin PfizerVaksin Covid-19Pfizer/BioNTechWHO
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved