Breaking News:

Penanganan Covid

2.100 Pasien Covid-19 Sembuh seusai Dapat Donor Plasma Konvalesen, PMI Berupaya Kerja Sama Kemenkes

Pasien Covid-19 sejumlah 2.100 orang dinyatakan berhasil sembuh setelah mendapat donor plasma konvalesen sebagai terapi penyembuhan Virus Corona.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Istimewa/TribunBali
Ilustrasi perawatan pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Klungkung, Rabu (19/8/2020). Terbaru, Pasien Covid-19 sejumlah 2.100 orang dinyatakan berhasil sembuh setelah mendapat donor plasma konvalesen sebagai terapi penyembuhan Virus Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 sejumlah 2.100 orang dinyatakan berhasil sembuh setelah mendapat donor plasma konvalesen sebagai terapi penyembuhan Virus Corona.

Sekjen PMI Sudirman Said mengatakan meski bukan sebagai pengobatan utama, terapi plasma konvalesens menjadi harapan bagi kesembuhan pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat.

“Hingga saat ini PMI telah melakukan donor plasma konvalesen kepada 2100 pasien,” kata Sudirman Said dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020).

Plasma konvalesen diambil dari orang yang berhasil sembuh dari virus Covid-19, karena imun mereka yang dianggap efektif melawan virus.

Baca juga: Soal Izin Darurat Penggunaan Vaksin Covid-19, BPOM: Mengutamakan Kehati-hatian

Sudirman mengatakan pengembangan plasma konvalesen merupakan inisiatif PMI dengan lembaga Eijkman lewat serangkaian uji laboratorium.

“Alhamadulillah sejak dicanangkan melalui sejumlah proses persiapan laboratorium dan sebagainya hingga saat ini PMI telah memberikan donor plasma kepada 2.100 pasien,” kata Sudirman.

Sudirman mengatakan dari terapi plasma konvalesen tingkat penyembuhannya bagi pasien Covid-19 mencapai 95 persen.

Meskipun dinilai efektif membantu pasien Covid-19, sayangnya plasma konvalesen jarang tersedia di unit donor darah (UDD) PMI.

Karena biasanya plasma yang tersedia langsung didistribusikan ke sejumlah rumah sakit Covid-19. Bisa dikatakan pendonor plasma konvalesen masih sedikit

“Ini menjadi topik yang hangat karena permintaan kepada PMI cukup besar. Tapi memang jarang sekali ada ketersediaan stok, karena begitu ada langsung disalurkan,” kata Sudirman.

“Kadang-kadang kami minta agar pasien (Covid-19) mencari donor sendiri, jika memang ada, pelaksanaannya dilakukan di UDD yang mendapat sertifikat pembuat obat (POB),” lanjutnya.

Baca juga: Menlu RI Sebut 1,8 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac akan Tiba di Indonesia Hari Ini

Walaupun demikian, Sudirman menyambut gembira tren donor plasma konvalesen dikalangan penyintas Covid-19 yang meningkat.

Dengan adanya kenaikan tren donor plasma konvalesen diharapkan dapat menekan angka kematian akibat Covid-19.

“Donor plasma konvalesen sulit diberi target, karena donor bersifat sukarela. Namun trennya makin banyak yang sembuh dari covid lalu sign up untuk donor plasma konvalesen,” ujarnya

Selain kampanye pencegahan dan disiplin protokol kesehatan, Sudirman mengatakan pihaknya di PMI akan terus mengembangkan terapi plasma konvalesens dalam penyembuhan Covid-19 di tahun 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Covid-19Virus CoronaPemerintahVaksinPMI
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved