Breaking News:

Terkini Daerah

TKW Asal Asahan Tewas Dibunuh di Malaysia, Sempat Menulis Status di Medsos, sang Ibu: Baru Ketahuan

Tewasnya TKW asal Indonesia, Kesuma Hayati Aulia Sirait alias Lisa Sirait meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya, terutama bagi sang ibunda.

TRIBUNMEDAN.COM/ALIF ALQADRI HARAHAP
Sri Dewi menunjukan foto Kesuma Hayati Aulia Sirait, anaknya yang meninggal saat menjadi TKW di Klang, Selangor, Malaysia, Sabtu (26/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Tewasnya Kesuma Hayati Aulia Sirait alias Lisa Sirait (14), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Klang Malaysia meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya di Dusun 11, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Sang ibu korban, Sri Dewi (47), mengatakan, anak ke-5 nya tersebut tidak dapat dihubungi karena mengganti nomor di aplikasi WhatsApp miliknya.

"Saya heran, karena biasanya nelpon setiap Maghrib. Tapi minggu terakhir itu dia nggak nelpon-nelpon," katanya kepada Tribun-Medan.com, Senin (28/12/2020).

Kesuma Hayati Aulia Sirait alias KHAS, TKW yang diduga menjadi korban pembunuhan di Selangor, Malaysia, Kamis (24/12/2020).
Kesuma Hayati Aulia Sirait alias KHAS, TKW yang diduga menjadi korban pembunuhan di Selangor, Malaysia, Kamis (24/12/2020). (TribunMedan.com/HO)

Baca juga: Tewas Diperkosa dan Dibunuh, Ini Alasan Hayati Jadi TKW di Malaysia, Ibu: Saya Bilang Tidak Usah

Sri mengatakan, Lisa ikut kakaknya Dinda Sirait (20) ke Malaysia.

"Kata kakaknya si Dinda, Lisa ganti nomor WhatsApp, kemudian dia kabarilah kalau Lisa baik-baik saja," ujarnya.

Dikatakannya, ada sebuah pesan yang membuatnya terenyuh, dimana Lisa mengatakan di salah satu status media sosialnya bahwa dirinya akan dipinang oleh malaikat maut.

"Aku akan dipinang malaikat maut, aku akan di bawa oleh malaikat maut, aku dipinang dengan kain putih. Itupun nggak dikirimnya, setelah ini baru ketahuan," kata Sri menceritakan kepada Tribun-Medan.com.

Sri mengaku, saat Hari Ibu, yang merupakan satu hari sebelum Lisa meninggal dunia, dia juga tidak berkomunikasi dengan anaknya.

"Hari Ibu, nggak ada komunikasi dengan dia. Karena ganti WA. Kenapa FB Lisa nggak ada timbul? Itulah Dinda kasih tahu kalau Lisa ganti WhatsApp," katanya.

Keterangan sahabat Lisa

Sebelumnya, dalam penjelasan Mariadi, kerabat Lisa, mengatakan bahwa terduga pelaku mengunci pintu kamar Lisa dari dalam, dan melarikan diri melalui kaca.

"Seorang pria turun dari atas dengan pipa, dengan baju yang berlumuran darah," kata Mariadi.

Selanjutnya dijelaskannya bahwa, awal peristiwa itu terjadi pada saat Dinda (kakak korban) dan Tika (Sepupu) hendak membeli makan.

"Lisa sudah diajak, tapi mungkin dia lelah, dia memilih untuk tinggal dikamar. Jadi ditinggallah si Lisa sendirian di kamar," jelasnya.

Baca juga: Anaknya Tewas saat Jadi TKW, sang Ibu Terisak Kenang Foto Lawas di Medsos: Dia Baru Buat Video

Kemudian pada saat keduanya kembali, ada seorang bapak-bapak memberitahukan bahwa ada seorang pria yang keluar dari jendela kamar yang ditempati ketiganya dengan baju yang berlumuran darah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Tags:
Kabupaten AsahanMedanTenaga Kerja Wanita (TKW)TKIMalaysiaKasus Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved