Terkini Daerah
Pria Lulusan SD Jadi Dokter Gadungan Tawarkan Obat Covid-19, Cari Pasien dari Media Sosial
Seorang pria lulusan SD, MW menipu sejumlah orang untuk mendapatkan uang.
Editor: Mohamad Yoenus
Agar meyakinkan, kata Heru, pelaku pun membeli sejumlah atribut dan peralatan layaknya dokter.
"Mulai dari seragam dan peralatan kedokteran dia punya," ujar Heru.
Polisi menangkap MG di rumah kontrakannya, kawasan Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
"Kami menangkap pelaku di rumah kontrakannya di Cempaka Putih. Di kontrakannya terdapat peralatan-peralatan medis," ungkap Heru.
Meski begitu, obat Covid-19 yang dijual MG pun tidak sesuai standar kesehatan di Indonesia.
Baca juga: Ekspresi Atta Halilintar Berubah saat Ditanya Kabar Aurel: Urusan Kita Gimana Caranya Bisa Langgeng
"Obatnya jenis yang untuk obat flu dan demam. Ada nama ilmiahnya, tapi yang jelas itu bukan obat Covid-19," ujar Heru.
Uang hasil dari penipuan tersebut pun dipergunakan untuk membeli mobil.
Walhasil, mobil milik MG dari uang haramnya ini dijadikan barang bukti oleh kepolisian.
"Barang bukti yang kami sita ada mobil, peralatan dokter, dan beberapa fasilitas kesehatan yang meyakinkan," jelas Heru.
Heru melanjutkan, MG meraup ratusan juta dari penipuan tersebut.
"Sekira 200 juta dari awal dia berpura-pura menjadi dokter," ucap Heru.
Baca juga: Bongkar Alasan Lesti Kejora Ogah Follback Arfan Afif, Rizky Billar: Lagi di Bawah Jangan Sok di Atas
Mengincar Wanita Jomblo Melalui Media Sosial
Berawal dari media sosial, MG telah menipu puluhan korbannya.
"Awal mula dia mendapatkan pasien ya dari media sosial. Berkenalan, pendekatan, lalu ketemuan dengan penampilannya yang kayak dokter," jelas Heru.
Menariknya, kata Heru, MG berkenalan dengan korbannya atau pasien melalui aplikasi biro jodoh.
"Itu aplikasi sejenis biro jodoh, mencari jomblo-jomblo, begitu. Kemudian respons dan langsung melakukan aksinya sebagai dokter," ungkap Heru.