Terkini Daerah
Putri Guru Besar UGM Jadi Korban Penyiraman Diduga Air Keras saat Gowes, Ini Motif Pelaku
Putri Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Budi Wignyosukarto mengalami nasib malang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Tak berselang lama dari kejadian, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku.
Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah menyebut pelaku bernisial J (37) asal Temanggung, Jawa Tengah.
Motif penyiraman tersebut adalah karena pelaku sakit hati cintanya ditolak.
Namun, ternyata sakit hati pelaku bukan pada anak guru besar UGM.
Melainkan dengan wanita berinisial W yang juga hobi bersepeda.
"Ada rasa sakit hati. Jadi pelaku ini sakit hati kepada wanita berinisial W,” jelas Deni.
Selain karena cinta ditolak, pelaku juga kesal karena wanita berinisial W tersebut hilang begitu saja.
Padahal, sebelumnya pelaku memberi sejumlah uang pada W.
“Jadi ada rasa sakit hati, pelaku ditinggal tidak bisa menghubungi W dan tidak pernah ketemu lagi," terang Deni.
"Pelaku melakukan itu karena pelaku mengetahui W sering gowes di sekitar Ngaglik, Jalan Palagan, jalan Gito-gati, dan Jalan Damai."
Hingga kini, polisi masih menyelidiki cairan yang digunakan pelaku.
Kepada polisi, pelaku mengaku menggunakan botol kecil lalu menyemprotkan cairan itu ke badan korban.
“Pelaku juga sudah mengakui semua penyiraman seluruh di wilayah Sleman dilakukan olehnya sendiri. Baik dari bulan Oktober hingga terakhir yang berada di Jalan Damai,” jelas Deni.
“Karena pada kemasannya itu kosong tidak ada merek, kita masih dalami cairan itu apa. Belum bisa kita simpulkan." (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Motif Pelaku Siram Air Keras ke Pesepeda Putri Guru Besar UGM, Putrinya Diduga Disiram Air Keras Saat Bersepeda, Guru Besar UGM: Luka Bakar, Celananya Rusak, dan Penyiram Cairan Diduga Air Keras ke Anak Guru Besar UGM Ditangkap