Breaking News:

Terkini Nasional

Komnas HAM Turut Sita Earphone di TKP Penembakan FPI, Ini Alasannya: Sebelum Voice Note Beredar

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyampaikan perkembangan penyelidikan barang bukti laskar FPI.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Rekontruksi FPI di rest area tol Jakarta-Cikampek Km 50, Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. 

TRIBUNWOW.COM - Komisioner Komisi Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam menyampaikan perkembangan penyelidikan barang bukti laskar Front Pembela Islam (FPI).

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang ditayangkan Breaking News di Kompas TV, Senin (28/12/2020).

Diketahui enam laskar FPI tewas ditembak saat mengawal pemimpin mereka, Habib Rizieq Shihab, di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 pada 7 Desember 2020 lalu.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menunjukkan barang bukti earphone yang ditemukan di TKP penembakan laskar FPI, Senin (28/12/2020).
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menunjukkan barang bukti earphone yang ditemukan di TKP penembakan laskar FPI, Senin (28/12/2020). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Temukan Proyektil dan Selongsong Peluru: Didapatkan di Lapangan

Mereka diduga mengancam aparat kepolisian dengan senjata api dan senjata tajam.

"Proses kami sudah memeriksa anggota polisi yang bertugas malam itu. Kami memeriksa saksi dari FPI yang juga bertugas malam itu," jelas Choirul Anam.

Ia menyebutkan keterangan kedua belah pihak sudah saling dikonfirmasi.

Diketahui sempat beredar dua versi kronologi yang berbeda antara kepolisian dengan FPI.

Anam melanjutkan, Komnas HAM juga telah menemukan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Barang bukti itu termasuk 7 selongsong peluru.

Anam menyebutkan ada beberapa barang bukti yang belum ditemukan kaitannya dengan insiden tersebut.

Namun karena berada di TKP, para penyidik Komnas HAM turut mengamankan barang-barang bukti ini.

Baca juga: Tanggapi Status FPI, Yaqut Qoumas Tidak Akui Keberadaannya: Tak Terdaftar di Kemendagri

"Ada juga yang enggak kami temukan karena sifat kehati-hatian kami di awal, yaitu apapun kita ambil," jelas dia.

Anam menunjukkan sebuah earphone dalam bungkusan plastik barang bukti.

Ia menjelaskan earphone itu ditemukan di TKP, meskipun belum diyakini kaitannya dengan peristiwa yang terjadi.

"Misalnya ini. Entah ini ada hubungannya atau enggak. Ini earphone belum tentu ada hubungannya dan memang ada beberapa barang yang belum tentu ada hubungannya," kata Anam.

Halaman
123
Tags:
Komnas HAMFPIRizieq ShihabPenembakan Laskar FPICikampek
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved